- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah sekolah SMA di Provinsi Gorontalo pada tahun 2024 tetap di 71 unit, sama dengan tahun 2023. Secara historis, data dari 2018 hingga 2023 menunjukkan peningkatan bertahap: dari 63 unit (2018) menjadi 66 (2019), 67 (2020), 69 (2021), 70 (2022), dan 71 (2023). Namun, tidak ada penambahan sekolah SMA di tahun 2024. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Gorontalo turun satu tingkat dari 33 (2018-2023) menjadi 34 pada tahun 2024.
Dari 71 unit sekolah SMA di Gorontalo tahun 2024, sebanyak 62 unit adalah SMA negeri dan 9 unit SMA swasta. Tidak ada perubahan jumlah sekolah negeri maupun swasta dibandingkan tahun 2023. Secara persentase, SMA negeri mendominasi dengan 87,3% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA swasta hanya 12,7%.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA NEGERI 14 DEPOK 2025)
Jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Gorontalo menunjukkan tren penurunan. Tahun 2023, jumlahnya adalah 60.190 orang, turun dari 61.774 orang (2022), 63.300 orang (2021), dan 64.100 orang (2020). Secara nasional, urutan jumlah penduduk usia ini untuk Gorontalo turun dari 32 (2018-2022) menjadi 33 pada tahun 2023. Dengan jumlah sekolah SMA yang stabil, rasio sekolah terhadap penduduk usia SMA cenderung membaik meskipun populasi usia turun.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Jambi 2018 - 2024)
Jumlah guru SMA di Gorontalo tahun 2024 mencapai 2.020 orang, mengalami penurunan 2,6% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 2.073 orang. Secara rinci, jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri tahun 2024 adalah 1.911 orang (turun 2% dari 2023), sedangkan SMA swasta hanya 109 orang (turun 11,4% dari tahun sebelumnya). Penurunan jumlah guru di SMA swasta lebih signifikan dibandingkan SMA negeri.
Angka Partisipasi Murni (APM) SMA Gorontalo tahun 2024 naik menjadi 61%, meningkat 1,7% dari tahun 2023 yang sebesar 60%. Namun, jumlah siswa SMA mengalami penurunan: total 31.284 orang (turun 1,1% dari 2023), dengan siswa SMA negeri 30.073 orang (turun 1%) dan siswa SMA swasta 1.211 orang (turun 4,6%). Peningkatan APM meskipun jumlah siswa menurun menunjukkan bahwa lebih banyak anak usia SMA yang memenuhi syarat dapat mengikuti pendidikan SMA di Gorontalo.