- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat jumlah sekolah SMA di wilayah ini pada tahun 2024 mencapai 252 unit. Berdasarkan data historis sejak 2018, angka ini mengalami tren peningkatan konsisten, dimana pada tahun 2023 tercatat 247 unit sehingga terjadi penambahan sebanyak 5 unit sekolah SMA dalam satu tahun terakhir. Selama kurun waktu 7 tahun, jumlah sekolah SMA di Jambi bertambah total 24 unit dari semula hanya 228 unit pada tahun 2018. Secara peringkat nasional, posisi Jambi untuk indikator ini juga membaik dari urutan ke-20 selama bertahun-tahun menjadi urutan ke-18 sejak tahun 2023 hingga 2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Majalengka 3,62 Persen)
Dari total 252 unit sekolah SMA yang beroperasi tahun 2024, sebanyak 163 unit merupakan SMA Negeri dan 89 unit merupakan SMA Swasta. Jika dihitung persentase, 64,7% seluruh sekolah SMA di Jambi adalah sekolah negeri, sedangkan 35,3% sisanya adalah sekolah swasta. Tercatat tidak ada penambahan jumlah SMA Negeri dibandingkan tahun sebelumnya, namun jumlah SMA Swasta mengalami kenaikan sebesar 6% atau bertambah 5 unit dari yang sebelumnya hanya 84 unit pada tahun 2023.
Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, BPS mencatat pada tahun 2023 angka ini berada di 182.620 jiwa. Angka ini mengalami penurunan sejak puncaknya pada tahun 2021 yang mencapai 191.200 jiwa. Secara peringkat nasional, posisi Jambi untuk indikator penduduk usia sekolah SMA ini fluktuatif di kisaran urutan 18 hingga 20 dari seluruh provinsi di Indonesia selama 6 tahun terakhir.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Kepulauan Mentawai 56.423 dan Angka Pengangguran 1,54 Persen)
Pada sisi tenaga pendidik, tahun 2024 tercatat terdapat 5.991 guru SMA di seluruh Provinsi Jambi. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,3% dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya memiliki 6.131 guru SMA. Khusus untuk guru dan kepala sekolah negeri, penurunan lebih dalam yakni sebesar 2,4% menjadi 5.197 orang, sementara untuk tenaga pendidik di sekolah swasta hanya mengalami penurunan tipis 1,2% menjadi 794 orang pada tahun 2024.
Ditengah penurunan jumlah tenaga pendidik, jumlah siswa SMA di Jambi justru mengalami peningkatan sebesar 3% menjadi 83.894 siswa pada tahun 2024. Baik siswa sekolah negeri maupun swasta sama-sama mencatat peningkatan jumlah peserta didik, dengan peningkatan tertinggi terjadi di sekolah swasta yang mencapai 3,2% selama satu tahun terakhir. Angka Partisipasi Murni SMA juga tercatat membaik 0,9 poin menjadi 63% pada tahun 2025.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.889 | -0.41 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |