Hasil survei teranyar Katadata Insight Center (KIC) dalam laporan Kelas Menengah di Persimpangan Masa Depan mengungkap preferensi kelas menengah Indonesia terhadap pendidikan untuk anak.
Mayoritas atau 61,1% responden lebih mempercayakan sekolah swasta untuk pendidikan anaknya. Sedangkan responden yang mempercayai sekolah negeri lebih rendah, hanya 38,9%.
Tim riset KIC menyebut, kepercayaan terhadap sekolah swasta telah meningkat 22,2% dari survei pada 2025. Ini menunjukkan adanya persepsi bahwa sekolah swasta mampu menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik dibandingkan alternatif lainnya.
"Dalam konteks ini, pendidikan tidak lagi sekadar kebutuhan dasar, tetapi telah menjadi bentuk investasi utama yang diprioritaskan oleh kelas menengah untuk menjaga peluang masa depan anak," tulis KIC dalam laporannya.
Meski begitu, hampir seluruh responden atau 99% memiliki keinginan agar anaknya mampu memiliki pendidikan yang lebih tinggi darinya. Hanya 1% yang mengatakan tidak.
(Baca: Cara Kelas Menengah Indonesia Atasi Defisit Penghasilan)
Laporan KIC ini diluncurkan dalam acara IDE Katadata Future Forum 2026 di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Hasil survei secara umum mengungkap tentang kondisi, perilaku, dan persepsi kelas menengah, yang dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi dan kebijakan untuk memperkuat daya tahan, mendorong pertumbuhan, serta mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia.
Sebanyak 1.000 responden berusia 18-60 tahun dilibatkan, terdiri atas 61,6% laki-laki dan 38,4% perempuan. Mayoritas atau 59,3% berasal dari Pulau Jawa, disusul Sumatera (19,6%), Bali-Nusa (5,9%), Kalimantan (7,6%), Sulawesi (5,7%), dan Maluku-Papua (1,9%).
Pengambilan data dilakukan pada kuartal IV 2025 sampai kuartal I 2026 secara online dengan metode non-probability sampling. Adapun toleransi kesalahan survei (margin of error) sekitar 3,16%.
Hasil survei lengkap KIC bertajuk Kelas Menengah di Persimpangan Masa Depan dapat diakses melalui tautan berikut.
(Baca: Alokasi Pengeluaran Kelas Menengah RI Terbesar untuk Kebutuhan Harian)