Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Rembang tahun 2024 mencapai 209819 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penambahan sebesar 36368 rupiah per orang setiap bulan. Informasi ini diolah dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional periode 2018 sampai 2024.
Selama tujuh tahun terakhir, catatan pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik turun secara signifikan. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan sebesar 29,9 persen, lalu mengalami penurunan 15,7 persen pada tahun 2020. Kenaikan tertinggi tercatat pada tahun 2021 sebesar 37,7 persen, kemudian kembali turun 21,2 persen pada tahun 2022. Tahun 2023 hanya mengalami kenaikan sedikit sebesar 4,1 persen sebelum naik kembali sebesar 21 persen pada tahun 2024.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Tertinggi Ada di Sumatera Utara pada 2026)
Untuk posisi peringkat seprovinsi Jawa Tengah, Kabupaten Rembang berada di urutan 19 dari total 35 kabupaten dan kota. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan pencatatan tahun sebelumnya. Lima kabupaten dengan nilai pengeluaran tertinggi kategori ini pada tahun 2024 secara berturut-turut adalah Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Surakarta dan Kota Tegal. Seluruh wilayah kota di Jawa Tengah selalu menempati urutan teratas dibandingkan wilayah kabupaten.
Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Rembang menyumbang 35,2 persen dari total pengeluaran bukan makanan, dan 15,8 persen dari total pengeluaran seluruh kategori masyarakat setempat. Dari rincian komponen, pengeluaran makanan jadi masih menjadi bagian terbesar dengan nilai 241315 rupiah per kapita per bulan, disusul rokok dan tembakau sebesar 146365 rupiah, kemudian kategori aneka barang dan jasa.
Perbandingan Pengeluaran Total Masyarakat
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran per kapita per bulan seluruh kategori di Kabupaten Rembang tahun 2024 mencapai 1324677 rupiah. Nilai ini menempatkan Kabupaten Rembang di urutan 19 seprovinsi Jawa Tengah, sama seperti posisi kategori aneka barang dan jasa. Pertumbuhan total pengeluaran masyarakat setempat mencapai 8,2 persen pada tahun 2024, angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi yang hanya mencapai 4,7 persen untuk periode yang sama.
(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Pertanian; Kehutanan; dan Perikanan A Pertanian. Kehutanan. dan Perikanan Periode 2017-2026)
Komponen Pengeluaran Makanan
Pengeluaran untuk kategori makanan di Kabupaten Rembang tercatat sebesar 728213 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan 13 dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Angka pertumbuhan ini merupakan salah satu yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah bagian timur, lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Blora, Pati dan Grobogan.
Komponen Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori bukan makanan, Kabupaten Rembang mencatat nilai 596464 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Posisi ini berada di urutan 21 seprovinsi Jawa Tengah, turun satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan kategori ini hanya mencapai 3,9 persen, jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kategori makanan yang mencapai 12 persen pada periode pencatatan yang sama.
Perkembangan Tiga Tahun Terakhir
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Rembang selama tiga tahun terakhir mencapai 183281 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2024 tercatat 14,5 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, dan 19,8 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir. Kenaikan sebesar 21 persen pada tahun 2024 merupakan kenaikan kedua tertinggi selama tujuh tahun periode pencatatan data, setelah kenaikan pada tahun 2021.