Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Dairi pada tahun 2024 mencapai 43119 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 13,6 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 49921 Rupiah. Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2023 sebelum akhirnya terjadi penurunan pada tahun terakhir.
(Baca: Jawa Barat Catatkan Jumlah Korban Luka-Luka akibat Bencana Alam Tertinggi)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 20,9 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita, dan sekitar 3,7 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Kabupaten Dairi setiap bulannya. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, anggaran perawatan kulit setiap warga hanya mencapai 32 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita setiap bulan.
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami kenaikan secara konsisten mulai tahun 2018 sampai tahun 2020, kemudian terjadi sedikit penurunan pada tahun 2021, naik kembali hingga mencapai nilai tertinggi pada tahun 2023, lalu turun kembali pada tahun 2024. Rata-rata pertumbuhan tahunan selama lima tahun terakhir berada di angka 2,48 persen, sementara rata-rata tiga tahun terakhir justru menunjukkan penurunan sebesar 3,57 persen setiap tahun.
Untuk posisi peringkat seprovinsi Sumatera Utara, Kabupaten Dairi menempati urutan ke 19 dari total 33 kabupaten dan kota pada tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di provinsi ini secara berurutan adalah Kabupaten Toba Samosir, Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi dan Kota Pematang Siantar. Kabupaten Toba Samosir bahkan mencatat kenaikan sebesar 93,4 persen pada tahun 2024, menjadi pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah Sumatera Utara untuk kategori ini.
Kota Medan
Sebagai wilayah dengan total pengeluaran per kapita tertinggi di Sumatera Utara, Kota Medan mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita sebesar 1078461 Rupiah per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sedikit sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat pertama untuk kategori pengeluaran bukan makanan, meskipun mengalami penurunan sebesar 32,8 persen untuk pengeluaran perawatan kulit pada tahun yang sama. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Medan mencapai 1950826 Rupiah per kapita setiap bulan.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Kabupaten Toba Samosir
Kabupaten Toba Samosir mencatat pengeluaran perawatan kulit sebesar 90690 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, menjadi nilai tertinggi di seluruh Sumatera Utara. Wilayah ini juga mencatat pertumbuhan pengeluaran bukan makanan sebesar 28,7 persen, salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Toba Samosir menempati peringkat kelima seprovinsi, dengan nilai pengeluaran makanan per kapita mencapai 851839 Rupiah setiap bulan.
Kota Binjai
Kota Binjai menempati urutan ketiga seprovinsi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 78699 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 43,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan dengan nilai 737849 Rupiah per bulan, yang tumbuh sebesar 27,5 persen dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Binjai mencapai 1574094 Rupiah per kapita setiap bulan.
Kabupaten Simalungun
Berada tepat di bawah Kabupaten Dairi dalam peringkat pengeluaran perawatan kulit, Kabupaten Simalungun mencatat nilai 42799 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dengan penurunan sebesar 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran bukan makanan, wilayah ini menempati urutan ke 22 seprovinsi dengan nilai 461653 Rupiah per bulan, yang tumbuh sedikit sebesar 7 persen. Nilai pengeluaran makanan masyarakat Simalungun tercatat sebesar 702692 Rupiah per kapita setiap bulan.