Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Pesisir Barat tahun 2024 sebesar 237377 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 16,2 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan nilai pengeluaran tertinggi sepanjang periode 2018 hingga 2024 sebesar 283291 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang tujuh tahun terakhir, catatan pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2020 dengan nilai 126641 rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2015 - 2024)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa mengalami pergerakan naik turun yang cukup tajam. Setelah tahun 2018 mencatat 174576 rupiah, nilai ini turun pada tahun 2019 dan 2020, lalu naik kembali 36,3 persen pada tahun 2021, turun sedikit pada tahun 2022, kemudian naik 100,3 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun kembali pada tahun 2024. Kenaikan sebesar 100,3 persen pada tahun 2023 menjadi perubahan nilai terbesar sepanjang periode yang tercatat.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Lampung, Kabupaten Pesisir Barat menduduki peringkat ketiga untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kota Bandar Lampung dengan nilai 414372 rupiah dan Kota Metro dengan nilai 332088 rupiah. Secara nasional, kabupaten ini menempati urutan 242 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, sedangkan secara pulau Sumatera menduduki urutan 59.
Untuk kategori pengeluaran per kapita makanan, Kabupaten Pesisir Barat justru menduduki peringkat pertama seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung tahun 2024. Nilai pengeluaran makanan per kapita per bulan mencapai 822116 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 51,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat pertama ini mengungguli Kota Bandar Lampung yang berada di urutan kedua dan Kota Metro di urutan ketiga untuk kategori yang sama.
Kota Bandar Lampung
Kota Bandar Lampung secara konsisten menduduki peringkat pertama hampir seluruh kategori pengeluaran masyarakat di Provinsi Lampung. Untuk kategori pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024, kota ini mencatatkan nilai 1776286 rupiah per kapita per bulan, meskipun mengalami penurunan sebesar 22,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori aneka barang dan jasa, kota ini juga mencatatkan nilai tertinggi sebesar 414372 rupiah dengan penurunan sebesar 24,5 persen dibandingkan tahun 2023.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Tanggerang | 2024)
Kota Metro
Kota Metro menduduki peringkat kedua untuk hampir seluruh indikator pengeluaran masyarakat di provinsi ini. Tahun 2024, nilai pengeluaran aneka barang dan jasa di kota ini mencapai 332088 rupiah per kapita per bulan, dengan penurunan sangat sedikit sebesar 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, kota ini mencatatkan nilai 1636983 rupiah dengan kenaikan sebesar 1,8 persen, menjadikannya satu-satunya wilayah kota yang mencatatkan pertumbuhan positif untuk kategori ini.
Kabupaten Mesuji
Kabupaten Mesuji menduduki peringkat keempat untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 228985 rupiah per kapita per bulan. Berbeda dengan tiga wilayah teratas, kabupaten ini justru mencatatkan kenaikan sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, kabupaten ini berada di peringkat keempat seprovinsi dengan nilai 551555 rupiah dan pertumbuhan sebesar 6,5 persen pada tahun 2024.
Kabupaten Lampung Tengah
Kabupaten Lampung Tengah menduduki peringkat kelima untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 188563 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran total makanan dan bukan makanan, kabupaten ini berada di urutan kelima seprovinsi dengan nilai 1185353 rupiah, mengalami penurunan sebesar 4 persen dibandingkan periode 2023.