Badan Pusat Statistik (BPS) melalui data Susenas yang diolah menunjukkan pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2024 mencapai 70.636 rupiah, dengan pertumbuhan 35,6% dibanding tahun sebelumnya. Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam periode 7 tahun (2018-2024). Selisih pengeluaran dengan tahun 2023 adalah 18.543 rupiah, jauh lebih besar dari selisih yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Timur 2015 - 2024)
Data pendukung menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Aceh Besar adalah 243.031 rupiah, sehingga pengeluaran sabun mandi menyumbang sekitar 29% dari total tersebut. Pengeluaran untuk sabun mandi juga lebih tinggi dibanding pengeluaran untuk kecantikan (31.805 rupiah) tetapi lebih rendah dibanding pengeluaran untuk perawatan (59.405 rupiah) dan rokok serta tembakau (126.148 rupiah). Pengeluaran untuk sabun mandi tahun 2024 juga melebihi rata-rata tiga tahun terakhir (tahun 2021-2023) yang sebesar 50.166 rupiah.
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Aceh Besar mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 43.782 rupiah, naik menjadi 48.051 rupiah pada 2019 (pertumbuhan 9,8%). Tahun 2020, pengeluaran sedikit turun menjadi 44.508 rupiah (penurunan 7,4%), kemudian naik kembali menjadi 47.497 rupiah pada 2021 (pertumbuhan 6,7%). Tahun 2022, pengeluaran naik menjadi 50.950 rupiah (pertumbuhan 7,3%), dan tahun 2023 menjadi 52.092 rupiah (pertumbuhan 2,2%) sebelum mengalami kenaikan signifikan pada 2024.
Di tingkat provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Besar menempati peringkat ke-7 dalam pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibanding Kota Sabang (peringkat ke-1 dengan pengeluaran 114.991 rupiah), Kota Banda Aceh (peringkat ke-2 dengan 100.106 rupiah), Kabupaten Bener Meriah (peringkat ke-3 dengan 91.819 rupiah), Kabupaten Nagan Raya (peringkat ke-4 dengan 91.431 rupiah), dan Kota Lhokseumawe (peringkat ke-5 dengan 90.514 rupiah). Kabupaten Aceh Besar juga berada di atas Kabupaten Simeulue (peringkat ke-8 dengan 65.580 rupiah) dan Kota Langsa (peringkat ke-9 dengan 65.569 rupiah).
Kota Banda Aceh
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Laptop Kota Periode 2013-2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banda Aceh tahun 2024 mencapai 2.402.683 rupiah, dengan pertumbuhan 4,2% dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 1.031.407 rupiah (pertumbuhan 14,1%), sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 1.371.277 rupiah (pertumbuhan 5,8%). Kota Banda Aceh menempati peringkat ke-1 dalam pengeluaran total makanan dan bukan makanan serta peringkat ke-1 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Aceh. Pengeluaran untuk sabun mandi di Kota Banda Aceh tahun 2024 sebesar 100.106 rupiah, dengan pertumbuhan 5,1% dibanding tahun sebelumnya, yang membuatnya berada di peringkat ke-2 di provinsi Aceh.
Kota Lhokseumawe
Data dari BPS menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Lhokseumawe tahun 2024 adalah 1.692.119 rupiah, dengan pertumbuhan 5,2% dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 798.985 rupiah (pertumbuhan 35,1%), sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 893.134 rupiah (pertumbuhan 43,4%). Kota Lhokseumawe menempati peringkat ke-3 dalam pengeluaran total makanan dan bukan makanan serta peringkat ke-2 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Aceh. Pengeluaran untuk sabun mandi di Kota Lhokseumawe tahun 2024 sebesar 90.514 rupiah, dengan pertumbuhan 30,5% dibanding tahun sebelumnya, yang menempatkannya di peringkat ke-5 di provinsi Aceh.
Kota Sabang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Sabang tahun 2024 sebesar 1.654.567 rupiah, dengan penurunan 10,2% dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 890.314 rupiah (pertumbuhan 4,2%), sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 764.253 rupiah (pertumbuhan 7,7%). Kota Sabang menempati peringkat ke-5 dalam pengeluaran total makanan dan bukan makanan serta peringkat ke-3 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Aceh. Pengeluaran untuk sabun mandi di Kota Sabang tahun 2024 sebesar 114.991 rupiah, dengan pertumbuhan 6% dibanding tahun sebelumnya, yang membuatnya menjadi kabupaten/kota dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di provinsi Aceh (peringkat ke-1).
Kabupaten Bener Meriah
Data BPS menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Bener Meriah tahun 2024 adalah 1.674.833 rupiah, dengan pertumbuhan 2,8% dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 958.426 rupiah (pertumbuhan 32,4%), sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 716.407 rupiah (pertumbuhan 34,6%). Kabupaten Bener Meriah menempati peringkat ke-4 dalam pengeluaran total makanan dan bukan makanan serta peringkat ke-4 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Aceh. Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Bener Meriah tahun 2024 sebesar 91.819 rupiah, dengan pertumbuhan 16,6% dibanding tahun sebelumnya, yang menempatkannya di peringkat ke-3 di provinsi Aceh.