Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Sorong tahun 2024 mencapai 100118 rupiah per kapita per bulan, turun 16.4% dari tahun 2023 yang sebesar 119826 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya adalah -19708 rupiah. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS.
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Tren pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Sorong dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang jelas. Tahun 2019, pengeluaran turun 12.1% dari tahun 2018 (55104 rupiah) menjadi 48464 rupiah. Tahun 2020 naik 16.8% menjadi 56609 rupiah, lalu tahun 2021 naik 63.3% menjadi 92443 rupiah. Tahun 2022 turun sedikit 23.2% menjadi 70989 rupiah, tahun 2023 naik 68.8% menjadi pengeluaran tertinggi dalam periode ini, dan tahun 2024 turun 16.4% ke level 100118 rupiah.
Di provinsi Papua Barat Daya, Kabupaten Sorong menempati peringkat kedua dalam pengeluaran perawatan kulit tahun 2024, di belakang Kabupaten Maybrat (122425 rupiah) yang mengalami kenaikan 13.9% dari tahun sebelumnya. Di bawah Kabupaten Sorong adalah Kota Sorong dengan pengeluaran 85081 rupiah (turun sedikit 0.2%) dan Kabupaten Tambrauw dengan 43308 rupiah (turun 42.5%). Peringkat ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Kabupaten Sorong juga berada di posisi kedua.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Sorong tahun 2024 adalah 373346 rupiah, di mana pengeluaran perawatan kulit menyumbang sekitar 26.8% dari total ini. Bandingkan dengan pengeluaran makanan jadi (199494 rupiah) yang merupakan komponen terbesar dari pengeluaran barang jasa, dan pengeluaran sabun mandi (82774 rupiah) yang lebih kecil dari pengeluaran perawatan kulit. Pengeluaran untuk kecantikan (35841 rupiah) juga lebih rendah dibandingkan perawatan kulit.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Sorong tahun 2024 adalah 1650691 rupiah, turun 16.7% dari tahun 2023 (1981435 rupiah). Pengeluaran bukan makanan tahun 2024 adalah 828994 rupiah, naik 19.9% dari tahun sebelumnya (691632 rupiah), sedangkan pengeluaran makanan adalah 821696 rupiah, naik 12.7% dari tahun 2023 (729153 rupiah). Peringkat Kabupaten Sorong dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi adalah ketiga, di belakang Kabupaten Maybrat dan Kota Sorong.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Nusa Tenggara Barat 2015 - 2024)
Kabupaten Maybrat
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Maybrat tahun 2024 adalah 2219517 rupiah, turun 14.1% dari tahun sebelumnya (2582386 rupiah). Pengeluaran bukan makanan tahun ini adalah 1058541 rupiah, naik 13.6% dari tahun 2023 (932190 rupiah), sedangkan pengeluaran makanan adalah 1160975 rupiah, naik 44.1% dari tahun sebelumnya (805512 rupiah). Kabupaten Maybrat menempati peringkat pertama dalam pengeluaran bukan makanan dan makanan di provinsi Papua Barat Daya, menunjukkan tingkat konsumsi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi ini.
Kota Sorong
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Sorong tahun 2024 adalah 1696739 rupiah, turun 9.1% dari tahun 2023 (1867404 rupiah). Pengeluaran bukan makanan tahun ini adalah 887276 rupiah, turun sedikit 0.2% dari tahun sebelumnya (888750 rupiah), sedangkan pengeluaran makanan adalah 809463 rupiah, naik 11.7% dari tahun 2023 (724510 rupiah). Kota Sorong menempati peringkat kedua dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi, di belakang Kabupaten Maybrat dan di atas Kabupaten Sorong.
Kabupaten Sorong
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Sorong tahun 2024 adalah 1650691 rupiah, turun 16.7% dari tahun 2023 (1981435 rupiah). Pengeluaran bukan makanan tahun ini adalah 828994 rupiah, naik 19.9% dari tahun sebelumnya (691632 rupiah), sedangkan pengeluaran makanan adalah 821696 rupiah, naik 12.7% dari tahun 2023 (729153 rupiah). Kabupaten Sorong menempati peringkat ketiga dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi, menunjukkan tingkat konsumsi yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Maybrat dan Kota Sorong, tetapi lebih tinggi dari Kabupaten Tambrauw.
Kabupaten Tambrauw
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tambrauw tahun 2024 adalah 1172545 rupiah, turun 30% dari tahun 2023 (1674183 rupiah). Pengeluaran bukan makanan tahun ini adalah 484456 rupiah, naik 27.6% dari tahun sebelumnya (379764 rupiah), sedangkan pengeluaran makanan adalah 688089 rupiah, naik 18.9% dari tahun 2023 (578789 rupiah). Kabupaten Tambrauw menempati peringkat keempat dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi, menunjukkan tingkat konsumsi yang paling rendah dibandingkan wilayah lain di Papua Barat Daya.