Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Sambas pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp149.807 per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
Secara historis, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Sambas cenderung fluktuatif. Pada tahun 2018, pengeluaran tercatat sebesar Rp131.583, kemudian sedikit menurun hingga tahun 2020 menjadi Rp125.040. Selanjutnya, terjadi kenaikan signifikan pada tahun 2021 dan 2022, mencapai Rp142.191. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan angka Rp174.099, sebelum akhirnya kembali menurun pada tahun 2024.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Tanaman Perkebunan Periode 2013-2024)
Meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024, pengeluaran masyarakat untuk aneka barang dan jasa tetap menjadi bagian penting dari total pengeluaran. Sayangnya, data perbandingan dengan total pengeluaran dan pengeluaran untuk makanan belum tersedia dalam data ini.
Dalam skala regional, Kabupaten Sambas berada di peringkat 14 dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat dalam hal pengeluaran untuk aneka barang dan jasa. Secara nasional, Kabupaten Sambas berada di peringkat 460. Di Kalimantan Barat, Kota Pontianak mencatatkan nilai pengeluaran tertinggi untuk aneka barang dan jasa yaitu Rp410.811, diikuti Kabupaten Kapuas Hulu Rp363.248, dan Kabupaten Sintang Rp272.472.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat, pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Sambas menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Kota Pontianak mengalami pertumbuhan positif sebesar 9,3%, sementara Kabupaten Kapuas Hulu bahkan mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu 39,8%. Sejumlah kabupaten/kota lain juga mengalami penurunan, seperti Kota Singkawang (-14,2%) dan Kabupaten Bengkayang (-16,1%).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kab. Toli Toli 2018 - 2024)
#### Kota PontianakRata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Pontianak mencapai Rp2.086.950 pada tahun 2024, mengalami pertumbuhan sebesar 18,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Pontianak menduduki peringkat pertama di Kalimantan Barat dalam hal pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan, menunjukkan tingkat konsumsi yang tinggi di wilayah perkotaan.
#### Kota SingkawangKota Singkawang mencatatkan pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp759.547 pada tahun 2024, sedikit meningkat 0,3% dari tahun sebelumnya. Meskipun pertumbuhannya tidak terlalu tinggi, Kota Singkawang tetap menjadi salah satu wilayah dengan pengeluaran bukan makanan tertinggi di Kalimantan Barat, menempati peringkat kedua setelah Kota Pontianak.
#### Kabupaten SintangPengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Sintang mencapai Rp775.601 pada tahun 2024, meningkat 13,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Sintang berada di peringkat ketiga di Kalimantan Barat dalam hal pengeluaran untuk makanan, menunjukkan konsumsi makanan yang cukup tinggi di wilayah ini.
#### Kabupaten Kayong UtaraKabupaten Kayong Utara mencatatkan pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp675.863 pada tahun 2024, melonjak 32,8% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Kayong Utara terbilang signifikan, menunjukkan perubahan pola konsumsi masyarakat di wilayah ini.