PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan di Kalimantan Timur tercatat 1,77%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp17,49 triliun data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2012 sebesar 15,6%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 1,83%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Rusia 2015 - 2024)
Rata-rata PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan di Indonesia saat ini sebesar Rp13,31 triliun data per 2024. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Tanaman Perkebunan Periode 2013-2024)
Riau mencatatkan PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan tertinggi dengan Rp105,69 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 2,36% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sumatera utara berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan di provinsi ini tumbuh 4,69%. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan di provinsi ini tercatat Rp93,16 triliun.
Selanjutnya, Jambi dengan PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan Rp32,97 triliun (naik 5,06%), Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan Rp28,16 triliun (naik 2,55%) dan Sumatera Selatan dengan PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan Rp24,97 triliun (naik 4,84%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor tanaman perkebunan tertinggi pada 2024:
- Riau Rp105,69 triliun
- Sumatera Utara Rp97,53 triliun
- Jambi Rp32,97 triliun
- Jawa Timur Rp28,16 triliun
- Sumatera Selatan Rp24,97 triliun
- Kalimantan Barat Rp21,07 triliun
- Kalimantan Timur Rp18,21 triliun
- Kalimantan Tengah Rp16,59 triliun
- Lampung Rp15,57 triliun
- Sulawesi Tengah Rp15,36 triliun