Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kabupaten Barru pada tahun 2024 mencapai 47099 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, pengeluaran masyarakat wilayah ini tercatat sebesar 51992 rupiah per kapita per bulan. Penurunan ini terjadi setelah periode kenaikan berturut-turut terjadi selama tiga tahun sebelumnya.
(Baca: Statistik Persentase Rumah Tangga dengan Laptop Desa Periode 2013-2024)
Selama periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi masyarakat Kabupaten Barru mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 40726 rupiah, kemudian turun pada tahun 2019, naik sedikit pada tahun 2020, kemudian naik secara bertahap hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2023. Hingga pada tahun 2024 tercatat kembali mengalami penurunan. Rata-rata pengeluaran selama lima tahun terakhir berada di angka 45190 rupiah per kapita per bulan.
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 3,4 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa per kapita sebulan. Nilai tersebut juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau, makanan jadi, serta perawatan pribadi. Secara rinci, pengeluaran sabun mandi hanya sebesar 133 persen dari pengeluaran kecantikan, dan 133 persen dari pengeluaran perawatan per kapita per bulan di wilayah ini.
Berdasarkan perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Barru menempati urutan ke 14 dari total 24 wilayah untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran tertinggi berturut-turut adalah Kota Makassar dengan 99026 rupiah, Kota Palopo 87159 rupiah, Kabupaten Luwu Timur 73104 rupiah, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan 65899 rupiah dan Kota Parepare 62322 rupiah. Dari lima wilayah teratas tersebut, empat wilayah mencatat kenaikan pengeluaran pada tahun 2024.
Perbandingan Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran non makanan per kapita sebulan Kabupaten Barru pada tahun 2024 tercatat 485031 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 19 dari seluruh wilayah di Sulawesi Selatan. Angka pertumbuhan ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan pengeluaran non makanan seluruh kabupaten lain yang mencapai rata-rata 13,2 persen pada tahun yang sama. Wilayah dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 53,3 persen yaitu Kabupaten Enrekang.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Perbandingan Pengeluaran Total Makanan dan Bukan Makanan
Untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Barru mencatat nilai sebesar 1032712 rupiah per kapita sebulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 27,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, merupakan penurunan terbesar dibandingkan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Karena penurunan ini, peringkat Kabupaten Barru turun dari urutan ke 11 menjadi urutan ke 19 untuk kategori pengeluaran total tahun 2024.
Perbandingan Pengeluaran Makanan
Pengeluaran per kapita untuk kategori makanan di Kabupaten Barru tercatat 547682 rupiah per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 8,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 21 dari seluruh 24 wilayah di provinsi. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan kenaikan pengeluaran makanan di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan, hanya dua wilayah saja yang mencatat penurunan pengeluaran makanan pada tahun yang sama.
Secara keseluruhan pergerakan pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Barru menunjukkan bahwa penurunan pada tahun 2024 tidak sejalan dengan kenaikan pengeluaran makanan yang terjadi di wilayah tersebut. Penurunan pengeluaran sabun mandi juga terjadi di 11 wilayah lain di Sulawesi Selatan pada tahun yang sama, dengan penurunan terbesar mencapai 21 persen di Kabupaten Takalar. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.