Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Madiun pada tahun 2024 mencapai 30001 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 4,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 31285 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan wilayah ini pernah mencatat pengeluaran tertinggi pada tahun 2023.
Dari seluruh pengeluaran rumah tangga per kapita per bulan, alokasi untuk kebutuhan kecantikan hanya menyumbang sekitar 16,2 persen dari pengeluaran perawatan, 5,7 persen dari pengeluaran aneka barang jasa, dan 16,4 persen dari pengeluaran sabun mandi. Nilai ini juga hanya sebesar 26,6 persen dari rata-rata pengeluaran masyarakat untuk rokok dan tembakau setiap bulannya. Proporsi ini menunjukkan alokasi anggaran rumah tangga untuk kebutuhan kecantikan masih menjadi pos pengeluaran kecil.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Tanaman Perkebunan di Bengkulu | 2025)
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran kecantikan Kabupaten Madiun mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 terjadi penurunan sebesar 7 persen, kemudian naik 16,9 persen pada tahun 2020, naik sedikit 0,7 persen pada tahun 2021, turun sedikit 4 persen pada tahun 2022, naik 22 persen pada tahun 2023, dan kembali turun 4,1 persen pada tahun 2024. Kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2023, sementara penurunan terbesar tercatat pada tahun 2019.
Untuk peringkat seprovinsi Jawa Timur, Kabupaten Madiun berada di urutan 26 dari total 38 kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Peringkat ini menempatkan Kabupaten Madiun di bawah Kabupaten Magetan dan di atas Kabupaten Malang. Secara nasional, wilayah ini berada di urutan 297 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sementara untuk tingkat pulau Jawa berada di peringkat 81. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Timur tahun 2024 secara berurutan adalah Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, dan Kota Blitar. Kota Surabaya mencatat pengeluaran tertinggi mencapai 82861 Rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 37,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Semua wilayah di lima urutan teratas ini memiliki nilai pengeluaran kecantikan lebih dari dua kali lipat nilai pengeluaran Kabupaten Madiun.
Pengeluaran Non Makanan
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Kota Waringin Barat 4,39 Persen)
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan bukan makanan di Kabupaten Madiun mencapai 542585 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan 28 dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur. Pertumbuhan nilai ini berada di atas rata-rata pertumbuhan kabupaten lain di urutan bawah, namun masih 68 persen lebih rendah dibandingkan nilai pengeluaran bukan makanan Kota Surabaya yang menjadi terbesar di provinsi ini.
Pengeluaran Total Rumah Tangga
Total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Madiun tercatat sebesar 1175652 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempatkan wilayah ini pada urutan 26 seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Peringkat ini sama persis dengan peringkat pengeluaran kecantikan, menunjukkan korelasi antara daya beli total masyarakat dengan alokasi anggaran untuk kebutuhan kecantikan.
Pengeluaran Makanan
Untuk kebutuhan makanan, Kabupaten Madiun mencatat pengeluaran rata-rata per kapita sebesar 633068 Rupiah per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 11,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di urutan tengah provinsi. Wilayah ini berada pada peringkat 25 untuk kategori pengeluaran makanan, satu tingkat di atas Kota Probolinggo dan satu tingkat di bawah Kabupaten Banyuwangi. Kenaikan pengeluaran makanan yang cukup besar ini menjadi salah satu penyebab penurunan alokasi anggaran untuk kebutuhan kecantikan pada tahun yang sama.