Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kota Waringin Barat pada Desember 2025, berkurang 0,03 persen menjadi 4,39 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 4,45 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Morowali | 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,76% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 2,58%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Tabalong 3,48 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 204 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kota Waringin Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 140,16 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 146,2 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 149,18 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Kota Waringin Barat mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 133,92 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 143,1 ribu pekerja pada tahun 2025.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kota Waringin Barat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,68 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,05 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Tengah pada 2025 yakni :
- Kota Palangkaraya 5,23 persen
- Kabupaten Katingan 4,59 persen
- Kabupaten Kota Waringin Timur 4,56 persen
- Kabupaten Barito Utara 4,54 persen
- Kabupaten Sukamara 4,47 persen
- Kabupaten Kota Waringin Barat 4,39 persen
- Kabupaten Barito Selatan 4,3 persen
- Kabupaten Kapuas 3,51 persen
- Kabupaten Seruyan 3,44 persen
- Kabupaten Gunung Mas 3,31 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pulang Pisau 2,23 persen
- Kabupaten Murung Raya 2,52 persen
- Kabupaten Lamandau 3,07 persen
- Kabupaten Barito Timur 3,15 persen
- Kabupaten Gunung Mas 3,31 persen
- Kabupaten Seruyan 3,44 persen
- Kabupaten Kapuas 3,51 persen
- Kabupaten Barito Selatan 4,3 persen
- Kabupaten Kota Waringin Barat 4,39 persen
- Kabupaten Sukamara 4,47 persen