Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp45.841 per kapita per bulan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka ini mengalami penurunan sebesar 23,1% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kalimantan Selatan | 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar Rp288.229, pengeluaran untuk perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 15,9%. Begitu pula jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi (Rp208.816) dan rokok dan tembakau (Rp178.513), pengeluaran untuk perawatan kulit relatif lebih kecil. Pengeluaran untuk sabun mandi sebesar Rp67.255 juga masih lebih tinggi dari pengeluaran perawatan kulit.
Secara historis, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Bangka Tengah mengalami fluktuasi. Setelah mengalami penurunan 27,1% di tahun 2019, terjadi kenaikan signifikan sebesar 41,4% di tahun 2022 dan kemudian turun 23,1% di tahun 2024. Tahun 2022 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi untuk perawatan kulit.
Secara peringkat, pada tahun 2024, Kabupaten Bangka Tengah berada di urutan ke-6 dari 7 kabupaten/kota di Kepulauan Bangka Belitung dalam hal pengeluaran untuk perawatan kulit. Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya. Di tingkat nasional, Kabupaten Bangka Tengah berada di urutan ke-333.
Kota Pangkal Pinang mencatatkan pengeluaran tertinggi untuk perawatan kulit di provinsi tersebut dengan Rp90.199 per kapita per bulan, diikuti oleh Kabupaten Belitung (Rp75.155) dan Kabupaten Bangka (Rp62.758). Pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit tertinggi dialami oleh Kabupaten Belitung (17.9%) dan Kota Pangkal Pinang (12.8%).
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Bangka Tengah | 2024)
Kota Pangkal Pinang
Pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Pangkal Pinang pada tahun 2024 mencapai Rp1.294.666, meningkat 18,9% dibandingkan tahun sebelumnya (Rp1.088.525,57). Dengan angka ini, Kota Pangkal Pinang menempati peringkat pertama se-provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp1.039.380, mengalami pertumbuhan 10,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan (makanan dan bukan makanan) mencapai Rp2.334.046, menempatkan Kota Pangkal Pinang di posisi pertama se-provinsi dengan pertumbuhan 2,5%.
Kabupaten Belitung Timur
Kabupaten Belitung Timur mencatatkan pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp1.002.948 pada tahun 2024, naik 8,5% dari tahun sebelumnya (Rp924.415,38), menduduki peringkat ketiga se-provinsi. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp1.002.638, meningkat tipis 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, pengeluaran per kapita sebulan (makanan dan bukan makanan) mencapai Rp2.005.586, berada di urutan kedua se-provinsi, namun mengalami penurunan 3,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Belitung
Di Kabupaten Belitung, pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan tercatat Rp1.016.976 pada tahun 2024, tumbuh 16,8% dibandingkan tahun sebelumnya (Rp870.956,08), menempati urutan kedua se-provinsi. Sementara itu, pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp968.958, meningkat 7,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan (makanan dan bukan makanan) mencapai Rp1.985.933, berada di peringkat ketiga se-provinsi, mengalami sedikit penurunan 0,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Bangka
Kabupaten Bangka mencatatkan pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp798.997 pada tahun 2024, meningkat 19,5% dari tahun sebelumnya (Rp668.550,67), berada di posisi keempat se-provinsi. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp896.868, tumbuh 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan (makanan dan bukan makanan) mencapai Rp1.695.865, berada di urutan keempat se-provinsi, namun mengalami penurunan 7,3% dibandingkan tahun sebelumnya.