Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kalimantan Selatan pada 2024 mencapai 12.87 tahun. Nilai ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0.01 tahun atau tumbuh 0.08%. Secara historis, HLS Kalimantan Selatan mengalami peningkatan dari 10.86 tahun pada 2010 menjadi 12.87 tahun pada 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2012 dengan pertumbuhan 3.59% atau sebesar 0.4 tahun.
Rata-rata pertumbuhan HLS Kalimantan Selatan dalam 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 0.03 tahun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir (2020-2024) yang mencapai 0.07 tahun. Pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2023 dan 2024 sebesar 0.01 tahun.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Tojo Una Una | 2024)
Pada tahun 2024, Kalimantan Selatan berada di peringkat ke-3 untuk HLS di Pulau Kalimantan. Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya. Secara nasional, Kalimantan Selatan menduduki peringkat ke-28. Nilai HLS Kalimantan Selatan lebih rendah dibandingkan Banten (13.1 tahun), Sulawesi Utara (12.97 tahun), Sulawesi Barat (12.89 tahun), dan Jawa Tengah (12.86 tahun).
Dibandingkan dengan provinsi lain di Kalimantan, HLS Kalimantan Selatan masih berada di bawah Kalimantan Timur yang memiliki nilai HLS lebih tinggi. Namun, Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang stabil dalam meningkatkan HLS dari tahun ke tahun. Meskipun terdapat fluktuasi kecil, trennya secara keseluruhan menunjukkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
Anomali terlihat pada tahun 2023 dan 2024, di mana pertumbuhan HLS melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan HLS dan merumuskan kebijakan yang tepat untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan.
Banten
Banten menduduki peringkat ke-4 di pulau Jawa dengan HLS mencapai 13.1 tahun. Pertumbuhan HLS Banten sebesar 0.08% menunjukkan peningkatan yang konsisten, dengan nilai 0.01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, Banten menempati peringkat ke-25, menunjukkan posisi yang kompetitif dalam sektor pendidikan.
(Baca: Persentase Penduduk Perempuan di Perdesaan yang Mempunyai Keluhan Kesehatan di Sulawesi Selatan | 2024)
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara mencatatkan HLS sebesar 12.97 tahun, menempati peringkat ke-5 di Pulau Sulawesi. Pertumbuhan HLS Sulawesi Utara menunjukkan peningkatan yang stabil. Dengan pertumbuhan 0.08% dan selisih nilai 0.01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, Sulawesi Utara menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Secara nasional, Sulawesi Utara berada di peringkat ke-26.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat mencatatkan HLS sebesar 12.89 tahun, menempati peringkat ke-6 di Pulau Sulawesi. Pertumbuhan HLS Sulawesi Barat juga tercatat 0.08% dengan selisih nilai 0.01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, Sulawesi Barat menempati peringkat ke-27, menunjukkan kemajuan dalam sektor pendidikan di wilayah tersebut.
Jawa Tengah
Jawa Tengah mencatat HLS sebesar 12.86 tahun, menempati peringkat ke-5 di Pulau Jawa. Pertumbuhan HLS Jawa Tengah juga menunjukan peningkatan yang stabil dengan angka pertumbuhan 0.08% dan nilai 0.01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, Jawa Tengah berada di peringkat ke-29.
Jawa Barat
Jawa Barat mencatat HLS sebesar 12.8 tahun, menempati peringkat ke-6 di Pulau Jawa. Pertumbuhan HLS Jawa Barat terbilang tinggi dibandingkan wilayah lain yaitu 0.95% dengan nilai 0.12 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, Jawa Barat berada di peringkat ke-30.
Lampung
Lampung mencatat HLS sebesar 12.78 tahun, menempati peringkat ke-8 di Pulau Sumatera. Pertumbuhan HLS Lampung sebesar 0.08% dengan nilai 0.01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, Lampung berada di peringkat ke-31.