Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Tojo Una Una pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp143.474 per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik (BPS).
Dibandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan yang mencapai Rp946.024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa ini menyumbang sekitar 15,2 persen dari total. Sementara itu, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar Rp401.073 per kapita per bulan, proporsi pengeluaran untuk aneka barang dan jasa mencapai sekitar 35,8 persen. Dengan demikian, terlihat bahwa alokasi dana untuk aneka barang dan jasa cukup signifikan dalam komposisi pengeluaran masyarakat Tojo Una Una.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Mimika 2018 - 2024)
Secara historis, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Tojo Una Una cenderung fluktuatif. Pada tahun 2018, pengeluaran tercatat sebesar Rp130.852, kemudian sempat mengalami penurunan hingga Rp126.820 pada tahun 2019. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2022, mencapai Rp178.098, sebelum akhirnya kembali mengalami penurunan di dua tahun terakhir.
Pengeluaran masyarakat Tojo Una Una secara keseluruhan menunjukkan perkembangan yang bervariasi. Walaupun pengeluaran untuk aneka barang dan jasa mengalami penurunan, penting untuk dicatat bahwa faktor lain seperti inflasi dan perubahan preferensi konsumen juga dapat memengaruhi pola pengeluaran masyarakat secara keseluruhan.
Dalam perbandingan antar wilayah, Kabupaten Tojo Una Una menempati peringkat ke-12 dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah dalam hal pengeluaran untuk aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Di tingkat pulau Sulawesi, Tojo Una Una berada di peringkat ke-70, dan secara nasional berada di peringkat ke-476. Kabupaten Morowali mencatat pengeluaran tertinggi di Sulawesi Tengah dengan Rp380.219, diikuti Kabupaten Morowali Utara dengan Rp306.253, dan Kota Palu dengan Rp304.248.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di beberapa kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah menunjukkan variasi yang signifikan. Kabupaten Buol mengalami pertumbuhan tertinggi, mencapai 44,2 persen, sementara Kabupaten Parigi Moutong mengalami penurunan terbesar, yaitu turun 15,8 persen. Kabupaten Morowali mengalami penurunan turun 6,1 persen, sedangkan Kota Palu juga mengalami penurunan turun 5,1 persen.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Total di Perdesaan Periode 2013-2023)
Rata-rata pengeluaran untuk aneka barang dan jasa selama tiga tahun terakhir (2022-2024) di Kabupaten Tojo Una Una adalah sebesar Rp161.334. Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran selama lima tahun terakhir (2018-2022) yaitu Rp140.634, terlihat adanya sedikit peningkatan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022, yang menjadi anomali karena jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun lainnya.
Secara rinci, alokasi pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Tojo Una Una meliputi berbagai kebutuhan. Contohnya, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi adalah Rp118.786, rokok dan tembakau sebesar Rp125.444, perawatan sebesar Rp43.258, sabun mandi sebesar Rp40.729, dan kecantikan sebesar Rp21.352.
Kabupaten Morowali
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada tahun 2024, Kabupaten Morowali mencatatkan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp979.693, menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 27.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk bukan makanan juga mengalami peningkatan yang substansial, mencapai Rp1.028.923 dengan pertumbuhan sebesar 50.2%. Peringkat Kabupaten Morowali sebagai yang tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan kemampuan ekonomi yang kuat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakatnya.
Kota Palu
Dengan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp707.941 pada tahun 2024, Kota Palu menunjukkan pertumbuhan sebesar 15.4% dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan data dari BPS. Sementara itu, pengeluaran untuk bukan makanan mencapai Rp960.675, mencerminkan pertumbuhan sebesar 15%. Meskipun berada di peringkat kedua di Sulawesi Tengah setelah Kabupaten Morowali, data ini tetap menunjukkan indikasi stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat yang terjaga dengan baik.
Kabupaten Morowali Utara
Kabupaten Morowali Utara menunjukkan performa yang solid dalam pengeluaran konsumsi. Data BPS menunjukkan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp872.138 pada tahun 2024, menandai pertumbuhan signifikan sebesar 32.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk bukan makanan juga mencatatkan angka yang tinggi, yaitu Rp698.860 dengan pertumbuhan sebesar 8.3%. Walaupun berada di peringkat ketiga di Sulawesi Tengah, pertumbuhan yang konsisten menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan.
Kabupaten Poso
Pada tahun 2024, Kabupaten Poso mencatatkan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp672.288. Data BPS menunjukkan angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 5.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran untuk bukan makanan mencapai Rp626.170 dengan pertumbuhan sebesar 3.5%. Peringkat Kabupaten Poso di posisi keempat di Sulawesi Tengah menunjukkan stabilitas ekonomi yang perlu terus didukung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.