Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, mencapai 34242 rupiah pada tahun 2024. Angka ini naik sebesar 75.9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 14774.5 rupiah dari nilai tahun 2023 yang sebesar 19467.5 rupiah. Pengeluaran ini menjadi pengeluaran tertinggi dalam periode 7 tahun terakhir, mulai dari tahun 2018 hingga 2024. Informasi ini diolah dari data Susenas.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Selatan 2015 - 2024)
Pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Boalemo hanya menyumbang sekitar 13.56 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 252544 rupiah. Dibandingkan dengan pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi yang sebesar 176937 rupiah, pengeluaran kecantikan hanya sekitar 19.35 persen dari nilai tersebut. Pengeluaran untuk perawatan secara umum mencapai 62419 rupiah per kapita sebulan, yang artinya pengeluaran kecantikan menyumbang sekitar 54.86 persen dari total pengeluaran perawatan.
Perkembangan pengeluaran kecantikan di Kabupaten Boalemo selama 7 tahun terakhir menunjukkan fluktuasi yang jelas. Pada tahun 2019, pengeluaran turun sebesar 19.9 persen dari tahun 2018 yang sebesar 20381 rupiah menjadi 16331 rupiah. Kemudian naik sebesar 30.7 persen pada tahun 2020 menjadi 21342 rupiah, dan terus naik sedikit sebesar 6.3 persen pada tahun 2021 menjadi 22687 rupiah. Tahun 2022, pengeluaran turun sedikit sebesar 3.6 persen menjadi 21866 rupiah, lalu turun lagi sebesar 11 persen pada tahun 2023 menjadi 19468 rupiah, sebelum mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2024.
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Boalemo menempati rank ke-3 dalam pengeluaran kecantikan di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo pada tahun 2024. Rank ini tetap sama dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana Kota Gorontalo menempati rank ke-1 dengan pengeluaran 88274 rupiah, dan Kabupaten Bone Bolango menempati rank ke-2 dengan pengeluaran 37785 rupiah. Di tingkat pulau Sulawesi, Kabupaten Boalemo menempati rank ke-33, dan di tingkat nasional menempati rank ke-237.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Probolinggo 4,44%)
Di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo, beberapa wilayah menunjukkan perkembangan pengeluaran kecantikan yang beragam pada tahun 2024. Kota Gorontalo mengalami naik sebesar 23.1 persen menjadi 88274 rupiah, Kabupaten Bone Bolango turun sedikit sebesar 6.4 persen menjadi 37785 rupiah, Kabupaten Gorontalo Utara naik sedikit sebesar 1.5 persen menjadi 33814 rupiah, Kabupaten Gorontalo turun sebesar 15.3 persen menjadi 30717 rupiah, dan Kabupaten Pohuwato naik sebesar 36.7 persen menjadi 30696 rupiah.
Kota Gorontalo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Gorontalo pada tahun 2024 sebesar 1038778 rupiah, yang naik sedikit sebesar 0.7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1031542.59 rupiah. Rank ini tetap menjadi rank ke-1 di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sedikit sebesar 0.2 persen menjadi 1761616 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1765654 rupiah. Pengeluaran untuk makanan sendiri naik sebesar 15.4 persen menjadi 722838 rupiah, yang membuat Kota Gorontalo tetap menempati rank ke-1 dalam pengeluaran makanan seprovinsi.
Kabupaten Bone Bolango
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Bone Bolango pada tahun 2024 sebesar 640636 rupiah, yang naik sebesar 21.3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 528301.14 rupiah. Rank ini tetap menjadi rank ke-2 di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 5.8 persen menjadi 1248890 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1325262 rupiah. Pengeluaran untuk makanan naik sebesar 17.6 persen menjadi 608254 rupiah, yang membuat Kabupaten Bone Bolango menempati rank ke-4 dalam pengeluaran makanan seprovinsi.
Kabupaten Boalemo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Boalemo pada tahun 2024 sebesar 526420 rupiah, yang naik sebesar 21.8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 432286.98 rupiah. Rank ini tetap menjadi rank ke-5 di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sedikit sebesar 0.4 persen menjadi 1209129 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1213466 rupiah. Pengeluaran untuk makanan naik sebesar 29.7 persen menjadi 682709 rupiah, yang membuat Kabupaten Boalemo menempati rank ke-2 dalam pengeluaran makanan seprovinsi.
Kabupaten Gorontalo Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 2024 sebesar 559406 rupiah, yang naik sebesar 16.5 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 480291.11 rupiah. Rank ini tetap menjadi rank ke-3 di antara kabupaten/kota seprovinsi Gorontalo. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 6.1 persen menjadi 1200291 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1278566 rupiah. Pengeluaran untuk makanan naik sebesar 19.4 persen menjadi 640885 rupiah, yang membuat Kabupaten Gorontalo Utara menempati rank ke-3 dalam pengeluaran makanan seprovinsi.