Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Wakatobi pada tahun 2025 mencapai 64902 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 10,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya mencatatkan nilai pengeluaran tertinggi selama periode pengamatan yaitu sebesar 72849 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang tahun 2018 hingga 2025, tercatat pergerakan nilai pengeluaran ini mengalami perubahan naik dan turun pada setiap tahunnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Brebes | 2025)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sebesar 4,56 persen dari total rata-rata pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Wakatobi. Jika dibandingkan dengan pos pengeluaran lain, nilai perawatan kulit lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 67560 Rupiah, namun lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran kecantikan umum yang hanya mencapai 38537 Rupiah per kapita per bulan.
Sepanjang 8 tahun periode data, tercatat kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 yaitu sebesar 49 persen dari tahun sebelumnya. Sementara penurunan terdalam tercatat pada tahun 2022 dengan nilai penurunan sebesar 21,5 persen. Terdapat anomali pergerakan pada tahun 2020 sebelum terjadi lompatan kenaikan yang sangat besar pada tahun berikutnya, dimana pada tahun 2020 justru tercatat penurunan sedikit selama dua tahun berturut-turut sejak tahun 2018.
Untuk posisi perbandingan se-provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Wakatobi menempati urutan ke 4 dari 17 kabupaten dan kota yang ada. Di atas Wakatobi secara berturut-turut terdapat Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Kolaka Utara yang mencatatkan nilai pengeluaran perawatan kulit di atas 90 ribu Rupiah pada tahun 2025. Pada level nasional, Wakatobi menempati urutan 172 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan 29 di seluruh wilayah pulau Sulawesi.
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran per kapita per bulan seluruh kebutuhan masyarakat Wakatobi pada tahun 2025 mencapai 1421969 Rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran bukan makanan mencapai 715676 Rupiah dan menempatkan Wakatobi pada urutan ke 7 se-provinsi Sulawesi Tenggara untuk kategori ini. Nilai pertumbuhan total pengeluaran masyarakat Wakatobi pada tahun terakhir tercatat naik sedikit sebesar 2,7 persen.
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara menempati urutan pertama se-provinsi Sulawesi Tenggara untuk nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 dengan nilai mencapai 96080 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan naik sebesar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan juga menempati urutan ke 4 untuk kategori total pengeluaran bukan makanan seluruh masyarakat. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat di wilayah ini mencapai 1792925 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Penajam Paser Utara 2025: Lonjakan Jadi Rp2,2 Juta per Bulan)
Kota Kendari
Sebagai ibukota provinsi, Kota Kendari menempati urutan ketiga untuk pengeluaran perawatan kulit pada tahun 2025 dengan nilai 92891 Rupiah. Wilayah ini tetap memegang urutan pertama se-provinsi untuk nilai total pengeluaran bukan makanan yang mencapai 1160252 Rupiah per kapita per bulan, meskipun pada tahun terakhir tercatat penurunan sedikit sebesar 1,8 persen untuk kategori ini. Pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit di Kota Kendari hanya tercatat naik 4,5 persen pada tahun terakhir.
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara mencatatkan pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit tertinggi se-provinsi pada tahun 2025 yaitu sebesar 66,7 persen, dengan nilai akhir mencapai 93258 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini menempati urutan kedua seluruh provinsi untuk kategori total pengeluaran masyarakat, sekaligus menjadi wilayah dengan nilai pengeluaran makanan tertinggi se-Sulawesi Tenggara pada tahun 2025. Pertumbuhan total pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tercatat naik sebesar 7,9 persen.
Kota Bau Bau
Kota Bau Bau menempati urutan kelima se-provinsi untuk pengeluaran perawatan kulit dengan nilai 62153 Rupiah pada tahun 2025, atau sedikit berada di bawah nilai Kabupaten Wakatobi. Wilayah ini mencatatkan penurunan sedikit sebesar 5,6 persen untuk pengeluaran perawatan kulit dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran seluruh kebutuhan, Kota Bau Bau menempati urutan ke 6 se-provinsi dengan nilai mencapai 1530530 Rupiah per kapita per bulan.