Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau di Kota Salatiga tahun 2024 mencapai 126,102 rupiah, naik 10% dari tahun sebelumnya. Angka ini sebesar sekitar 25.8% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di kota tersebut (487,824 rupiah). Pengeluaran rokok dan tembakau ini lebih tinggi daripada pengeluaran untuk kecantikan (75,091 rupiah) dan perawatan (79,995 rupiah), tetapi lebih rendah daripada pengeluaran untuk makanan jadi (289,886 rupiah) dan sabun mandi (89,800 rupiah).
(Baca: PDRB ADHK Sektor Real Estate Periode 2013-2025)
Sejak tahun 2018, pengeluaran rokok dan tembakau di Kota Salatiga menunjukkan tren umum naik dengan beberapa perubahan kecil. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 91,117 rupiah, lalu naik menjadi 107,245 rupiah pada tahun 2019 (naik 17.7%). Pada tahun 2020, pengeluaran sedikit turun menjadi 99,661 rupiah (turun 7.1%) sebelum kembali naik menjadi 107,244 rupiah pada tahun 2021 (naik 7.6%). Tahun 2022, pengeluaran naik menjadi 112,700 rupiah (naik 5.1%), lalu sedikit naik menjadi 114,683 rupiah pada tahun 2023 (naik 1.8%) sebelum mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2024. Anomali terjadi pada tahun 2020 ketika pengeluaran turun setelah dua tahun berturut-turut naik.
Kota Salatiga berada di peringkat ke-13 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah untuk pengeluaran rokok dan tembakau tahun 2024. Beberapa kabupaten/kota dengan peringkat lebih tinggi di provinsi antara lain Kabupaten Pati (peringkat pertama) dengan pengeluaran 151,356 rupiah per kapita sebulan (sedikit turun 5.8% dari tahun sebelumnya), Kabupaten Rembang (peringkat kedua) dengan 146,365 rupiah (naik 4.9%), Kabupaten Demak (peringkat ketiga) dengan 142,988 rupiah (sedikit turun 1.3%), Kota Semarang (peringkat keempat) dengan 136,682 rupiah (naik 16.6%), dan Kabupaten Sragen (peringkat kelima) dengan 135,798 rupiah (sedikit turun 1.4%).
Rata-rata pengeluaran rokok dan tembakau di Kota Salatiga selama tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah sekitar 117,828 rupiah per kapita sebulan, sehingga pengeluaran tahun 2024 lebih tinggi dari rata-rata tersebut. Dibandingkan lima tahun terakhir (2020-2024), rata-rata pengeluaran adalah sekitar 112,087 rupiah, yang juga lebih rendah daripada angka tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran rokok dan tembakau di Kota Salatiga mengalami pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan rata-rata periode tersebut.
Kota Semarang
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan di Kab. Landak 2018 - 2024)
Kota Semarang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 914,785 rupiah, naik 14.7% dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat pertama di Jawa Tengah untuk kategori ini. Pengeluaran bukan makanan tahun 2024 sebesar 1,322,997 rupiah, naik 12.6% dari tahun sebelumnya, juga berada di peringkat pertama di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024 adalah 2,237,782 rupiah, naik 14.3% dari tahun sebelumnya, yang menjadi tertinggi di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah. Pengeluaran rokok dan tembakau di Kota Semarang tahun 2024 sebesar 136,682 rupiah, naik 16.6% dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat keempat di provinsi untuk kategori ini.
Kota Surakarta
Kota Surakarta memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 759,788 rupiah, sedikit turun 0.9% dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat kedua di Jawa Tengah. Pengeluaran bukan makanan tahun 2024 sebesar 942,391 rupiah, sedikit turun 3.7% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ketiga di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024 adalah 1,702,178 rupiah, turun 12.4% dari tahun sebelumnya, yang berada di peringkat kedua di provinsi. Pengeluaran rokok dan tembakau di Kota Surakarta tahun 2024 sebesar 112,161 rupiah, naik 2.4% dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat ke-24 di provinsi.
Kabupaten Pati
Kabupaten Pati memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 697,547 rupiah, naik 1% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat kedelapan di Jawa Tengah. Pengeluaran bukan makanan tahun 2024 sebesar 636,282 rupiah, naik 1.2% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ke-12 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024 adalah 1,333,828 rupiah, turun 10% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ke-11 di provinsi. Pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Pati tahun 2024 sebesar 151,356 rupiah, sedikit turun 5.8% dari tahun sebelumnya, dan menjadi tertinggi di provinsi Jawa Tengah untuk kategori ini.
Kabupaten Temanggung
Kabupaten Temanggung memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 546,023 rupiah, naik 24.7% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ke-31 di Jawa Tengah. Pengeluaran bukan makanan tahun 2024 sebesar 523,186 rupiah, naik 7.8% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ke-23 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024 adalah 1,069,209 rupiah, turun 12% dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ke-28 di provinsi. Pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Temanggung tahun 2024 sebesar 68,797 rupiah, naik 2.5% dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat terakhir di provinsi Jawa Tengah untuk kategori ini.