Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kota Sungai Penuh pada tahun 2024 mencapai 272220 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini naik sedikit sebesar 0,8 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 269935 rupiah. Selisih penambahan nilai pengeluaran antara dua tahun terakhir tercatat sebesar 2284,7 rupiah per kapita setiap bulannya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Banten 2015 - 2024)
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan sebesar 16,2 persen, kemudian turun secara berturut-turut pada tahun 2020 sebesar 11 persen dan tahun 2021 sebesar 8,7 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan penambahan nilai sebesar 33,6 persen, kemudian kembali naik 12,3 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya hanya naik sedikit pada tahun 2024.
Pada tahun 2024, Kota Sungai Penuh menempati urutan ketiga dari 11 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Jambi untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa. Posisi ini berada di bawah Kota Jambi pada urutan pertama dan Kabupaten Batang Hari pada urutan kedua. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 176 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan secara lingkup pulau Sumatera menempati urutan 47.
Dari data perbandingan wilayah tahun 2024, Kota Jambi mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi seprovinsi dengan nilai 498315 rupiah dan pertumbuhan 8,9 persen. Disusul Kabupaten Batang Hari dengan nilai 315003 rupiah dan pertumbuhan 19,5 persen, kemudian Kota Sungai Penuh dengan nilai 272220 rupiah, Kabupaten Muaro Jambi 266737 rupiah dan Kabupaten Bungo 239600 rupiah. Hanya empat wilayah teratas di provinsi ini yang mencatat pertumbuhan positif untuk kategori pengeluaran ini pada tahun 2024.
Kota Jambi
Kota Jambi secara konsisten menempati peringkat pertama seluruh provinsi Jambi untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2024, pengeluaran per kapita total gabungan makanan dan bukan makanan mencapai 2122039 rupiah per bulan. Pengeluaran bukan makanan mencapai 1253404 rupiah per bulan dengan pertumbuhan 31,9 persen, sedangkan pengeluaran makanan mencapai 868635 rupiah per bulan dengan pertumbuhan 13,3 persen. Seluruh nilai ini jauh di atas rata-rata seluruh wilayah lain di provinsi Jambi.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Serang Bulan April Turun 0,65%)
Kabupaten Batang Hari
Kabupaten Batang Hari menempati urutan keenam untuk pengeluaran total masyarakat, namun berhasil naik ke urutan kedua khusus untuk kategori aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran bukan makanan sebesar 37,9 persen menjadi 635499 rupiah per kapita per bulan, sedangkan pengeluaran makanan tumbuh 17,6 persen menjadi 702928 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini merupakan yang tertinggi di seluruh provinsi Jambi pada tahun terakhir.
Kabupaten Kerinci
Kabupaten Kerinci menempati urutan ketiga untuk pengeluaran total masyarakat seluruh provinsi Jambi pada tahun 2024 dengan nilai total 1458207 rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran makanan di wilayah ini mencapai 770724 rupiah per bulan dengan pertumbuhan 3,6 persen, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 687483 rupiah per bulan dan tumbuh 19 persen. Untuk kategori aneka barang dan jasa, wilayah ini menempati urutan ketujuh seprovinsi.
Kabupaten Bungo
Kabupaten Bungo menempati urutan kedua untuk pengeluaran total masyarakat di provinsi Jambi pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat pengeluaran makanan tertinggi seprovinsi dengan nilai 874411 rupiah per kapita per bulan dan tumbuh 31,3 persen. Pengeluaran bukan makanan mencapai 679372 rupiah per bulan dengan pertumbuhan 9,3 persen. Untuk kategori aneka barang dan jasa, Kabupaten Bungo menempati urutan kelima dari seluruh wilayah di Provinsi Jambi.