Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Mamuju Tengah pada tahun 2024 mencapai 55191 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 7,9 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2022 dengan nilai 63280 rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2019 dengan nilai 35967 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Tapanuli Utara | 2024)
Dari total pengeluaran masyarakat per kapita sebulan, alokasi untuk perawatan kulit menyumbang sekitar 24,2 persen dari total pengeluaran kecantikan, dan 4,1 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa. Nilai pengeluaran perawatan kulit ini juga hampir setara dengan pengeluaran bulanan untuk sabun mandi yang mencapai 53103 rupiah per kapita. Masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah masih mengalokasikan pengeluaran terbesar untuk kategori makanan jadi sebesar 132576 rupiah per kapita setiap bulannya.
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami pergerakan naik dan turun setiap tahun. Setelah terjadi kenaikan sebesar 64 persen pada tahun 2022 yang menjadi kenaikan tertinggi sepanjang periode, angka pengeluaran ini terus mengalami penurunan sedikit selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2024. Rata-rata pengeluaran perawatan kulit selama tiga tahun terakhir mencapai 59460 rupiah, dimana nilai tahun 2024 berada dibawah rata-rata tersebut.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah se Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju Tengah menempati urutan ke 4 untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Urutan teratas dipegang oleh Kabupaten Mamuju Utara dengan nilai pengeluaran 65360 rupiah, disusul Kabupaten Mamuju 60807 rupiah, Kabupaten Mamasa 55494 rupiah, kemudian Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Hanya Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene yang mencatatkan kenaikan pengeluaran perawatan kulit pada tahun 2024.
Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju mencatatkan total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan sebesar 1462323 rupiah per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 17,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan kedua se Provinsi Sulawesi Barat untuk kategori total pengeluaran, sekaligus menjadi satu-satunya wilayah yang mencatatkan kenaikan pengeluaran perawatan kulit diatas 10 persen pada tahun 2024. Pengeluaran makanan di Kabupaten Mamuju mencapai 642739 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan ketiga untuk kategori tersebut.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Purwokerto Bulan Juni Naik 0,05%)
Kabupaten Mamuju Utara
Sebagai wilayah dengan peringkat pertama pengeluaran perawatan kulit se Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju Utara memiliki total pengeluaran per kapita sebesar 1546963 rupiah per bulan. Pertumbuhan total pengeluaran wilayah ini mencapai 11,1 persen pada tahun 2024, dengan pengeluaran makanan tercatat 785833 rupiah per kapita setiap bulannya. Meskipun menempati urutan teratas untuk hampir semua kategori pengeluaran, wilayah ini mencatatkan penurunan sebesar 11 persen untuk pengeluaran perawatan kulit pada tahun 2024.
Kabupaten Majene
Kabupaten Majene menempati urutan kelima untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 48353 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 11,5 persen untuk kategori perawatan kulit, menjadi salah satu dari dua wilayah di Sulawesi Barat yang mencatatkan kenaikan pada kategori tersebut. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Majene mencapai 1092341 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sedikit sebesar 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Polewali Mandar
Kabupaten Polewali Mandar berada di urutan terbawah untuk kategori pengeluaran perawatan kulit se Provinsi Sulawesi Barat dengan nilai 43757 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mencatatkan penurunan sebesar 3,3 persen untuk kategori tersebut dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 1140249 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan keempat se Provinsi Sulawesi Barat dengan pertumbuhan sedikit sebesar 1,1 persen pada tahun 2024.