Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Empat Lawang Capai 11,07% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 16/07/2026 11:40 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan sebesar 11,07% pada 2025.

Angka tersebut turun 2,84% dari tahun sebelumnya sebesar 13,91%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 3,48%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Empat Lawang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Empat Lawang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,07% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 16 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Selatan, PoU di Kabupaten Empat Lawang ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palembang (3,58%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Selatan pada 2025.

  1. Kota Palembang: 3,58%
  2. Kabupaten Musi Banyuasin: 3,59%
  3. Kabupaten Lahat: 4,64%
  4. Kabupaten Banyuasin: 4,96%
  5. Kabupaten Ogan Ilir: 5,35%
  6. Kabupaten Muara Enim: 5,59%
  7. Kabupaten Musi Rawas Utara: 6,35%
  8. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: 6,48%
  9. Kabupaten Ogan Komering Ilir: 6,86%
  10. Kabupaten Ogan Komering Ulu: 7,07%

(Baca: Rerata Pengeluaran Bulanan Penduduk 38 Provinsi RI pada September 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Layanan konsumen & Kesehatan 16/07/2026, 15:29 WIB
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
16 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.040 -0.02
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...