Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Tolikara pada tahun 2023 mencapai 277747 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebesar 286960 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode pengamatan enam tahun terakhir, tercatat pergerakan nilai pengeluaran yang berubah setiap tahun tanpa pola kenaikan tetap.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di DKI Jakarta 2025)
Sepanjang tahun 2018 hingga 2023, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2022, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2021 dengan angka 165901 rupiah per kapita. Terdapat anomali pada tahun 2021 dimana nilai pengeluaran turun 34,4 persen secara drastis dari tahun sebelumnya, lalu kembali naik 73 persen pada tahun berikutnya. Perubahan drastis ini menjadi pergerakan nilai terbesar sepanjang periode data yang tersedia.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Tolikara menempati urutan ketiga untuk nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2023. Urutan diatasnya ditempati oleh Kabupaten Jayawijaya dengan nilai 440527 rupiah dan Kabupaten Lanny Jaya sebesar 423852 rupiah. Pada tingkat nasional, kabupaten ini menempati peringkat 163 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Tolikara mencatat nilai 450378 rupiah per kapita pada tahun 2023. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan kedelapan dari seluruh kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang 61,6 persen dari total pengeluaran bukan makanan masyarakat di wilayah ini.
Kabupaten Jayawijaya
Kabupaten Jayawijaya menjadi wilayah dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi seprovinsi pada tahun 2023 dengan catatan 440527 rupiah per kapita per bulan. Meskipun menempati urutan pertama, wilayah ini mengalami penurunan sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun 2022. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, kabupaten ini menempati urutan kedua seprovinsi dengan nilai 2186657 rupiah per kapita sebulan, atau meningkat 7 persen untuk kategori pengeluaran bukan makanan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bantul | 2004 - 2025)
Kabupaten Lanny Jaya
Pada urutan kedua seprovinsi untuk kategori aneka barang dan jasa, Kabupaten Lanny Jaya mencatat nilai 423852 rupiah per kapita pada tahun 2023. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 11,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mengikuti pola penurunan yang juga terjadi di Kabupaten Tolikara dan Jayawijaya. Untuk total pengeluaran per kapita sebulan, wilayah ini menempati urutan ketiga seprovinsi dengan nilai 2183548 rupiah, atau turun 11,9 persen dibandingkan tahun 2022.
Kabupaten Yalimo
Kabupaten Yalimo menunjukkan pergerakan nilai pengeluaran yang berbeda dibandingkan tiga kabupaten teratas. Untuk kategori aneka barang dan jasa, wilayah ini mencatat nilai 277694 rupiah pada tahun 2023, atau naik 90,2 persen secara drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadikan Kabupaten Yalimo menempati urutan pertama seprovinsi untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, dengan nilai total mencapai 3433984 rupiah per kapita sebulan.
Kabupaten Yahukimo
Kabupaten Yahukimo mencatat nilai pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 156573 rupiah per kapita pada tahun 2023. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 10,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan, wilayah ini mengalami kenaikan 17,9 persen, sedangkan untuk pengeluaran bukan makanan naik sebesar 78,1 persen. Sepanjang tahun 2023, kabupaten ini menempati urutan kedelapan untuk seluruh kategori pengeluaran yang diamati.