- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Siprus tahun 2024 tercatat pada nilai 0,57 unit. Data ini menunjukkan kondisi stagnan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2022, setelah sebelumnya terjadi penurunan konsisten setiap tahun mulai tahun 2015. Pada tahun 2024, pertumbuhan tahunan tercatat positif 0,7 persen, merupakan tahun pertama setelah 8 tahun berturut-turut pertumbuhan negatif.
(Baca: Statistik Persentase Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Rumah Milik Sendiri di Periode 2013-2024)
Selama tiga tahun terakhir periode 2022 hingga 2024, nilai PDB PPP Siprus tidak bergerak sama sekali di angka 0,57 unit. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir adalah 0,18 persen, jauh lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang tercatat minus 0,66 persen. Perbaikan ini terjadi akibat hilangnya tekanan kontraksi ekonomi yang terjadi sepanjang dekade awal.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Siprus terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Catatan historis 10 tahun terakhir menunjukkan nilai tertinggi PDB PPP Siprus terjadi pada tahun 2015 di angka 0,63 unit, sedangkan titik terendah tercatat pada periode 2021 hingga 2023. Anomali kontraksi terdalam terjadi pada tahun 2019 dengan penurunan sebesar 3,92 persen, yang merupakan penurunan tunggal terbesar sepanjang periode pengamatan. Kontraksi disini berarti nilai daya beli riil masyarakat Siprus menurun secara absolut dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan ranking regional Asia, posisi Siprus kembali ke peringkat 22 pada tahun 2024. Sebelumnya pada tahun 2022 posisi Siprus sempat turun satu peringkat menjadi 23, sebelum kembali pulih ke posisi semula pada tahun 2023 dan tetap bertahan hingga tahun ini. Tidak ada pergerakan peringkat signifikan yang dicapai Siprus sepanjang 10 tahun terakhir di wilayah Asia.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua Barat | 2024)
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Siprus untuk tahun 2025 hingga 2030. Pada tahun 2025 diproyeksikan terjadi kenaikan sebesar 2,26 persen menjadi 0,587 unit, yang akan menjadi pertumbuhan tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Namun setelah tahun 2025, proyeksi kembali menunjukkan penurunan kecil bertahap setiap tahun hingga tahun 2030.
Dibandingkan negara lain di wilayah Asia, pertumbuhan PDB PPP Siprus tahun 2024 sebesar 0,7 persen berada di bawah rata-rata negara kawasan. Pertumbuhan Siprus hanya lebih tinggi dibandingkan Azerbaijan, Tiongkok, Timor Timur, Makau dan Armenia. Posisi peringkat 22 Siprus hanya berada di atas Azerbaijan dan Timor Timur dalam daftar negara kawasan Asia yang diamati.
Secara keseluruhan, kondisi ekonomi riil Siprus berdasarkan indikator PDB PPP baru keluar dari periode penurunan panjang pada tahun 2024. Meskipun ada proyeksi perbaikan sesaat pada 2025, dalam jangka menengah tidak diharapkan adanya lonjakan pertumbuhan yang signifikan. Kondisi stagnan yang berlangsung tiga tahun terakhir diperkirakan akan kembali berlanjut setelah tahun 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.868 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |