Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 sebesar 140.026 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran sabun mandi dengan tahun 2023 adalah minus 2.647 rupiah, di mana nilai pengeluaran tahun 2023 sebesar 142.674 rupiah. Pengeluaran ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan yang mencapai 115.376 rupiah, dan sekitar 29,1 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 480.989 rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di DI Yogyakarta 2015 - 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Kutai Timur menunjukkan pola naik turun. Tahun 2018 hingga 2020, pengeluaran mengalami penurunan berturut-turut: dari 91.543 rupiah (2018) menjadi 88.315 rupiah (2019) dengan penurunan 3,5 persen, lalu menjadi 86.708 rupiah (2020) dengan penurunan 1,8 persen. Tahun 2021 terjadi kenaikan tertinggi sebesar 31,5 persen menjadi 114.006 rupiah, diikuti kenaikan 13 persen tahun 2022 (128.810 rupiah), dan 10,8 persen tahun 2023 (142.674 rupiah) sebelum mengalami penurunan sedikit tahun 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberikan data perbandingan pengeluaran sabun mandi tahun 2024 antar kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur menempati peringkat ke-2, hanya di bawah Kabupaten Mahakam Hulu yang memiliki pengeluaran sebesar 151.653 rupiah dengan pertumbuhan 7 persen. Berikutnya adalah Kabupaten Berau (peringkat ke-3, 122.915 rupiah, penurunan 1,4 persen), Kota Bontang (peringkat ke-4, 113.466 rupiah, kenaikan 22,2 persen), dan Kota Balikpapan (peringkat ke-5, 109.475 rupiah, penurunan 1,8 persen). Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya, di mana Kabupaten Kutai Timur tetap berada di posisi ke-2 seprovinsi.
Dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) yang sebesar 112.243 rupiah, pengeluaran sabun mandi tahun 2024 masih lebih tinggi sebesar 27.783 rupiah. Namun, dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar 128.497 rupiah, pengeluaran tahun 2024 hanya sedikit lebih tinggi sebesar 11.529 rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan tahun 2024, pengeluaran sabun mandi masih berada di atas rata-rata periode sebelumnya.
Kota Balikpapan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Balikpapan tahun 2024 sebesar 1.441.412 rupiah, mengalami kenaikan signifikan sebesar 22,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1.175.043,76 rupiah. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 mencapai 1.019.505 rupiah, naik 13,7 persen dari tahun sebelumnya (896.332,89 rupiah), sehingga total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 2.460.917 rupiah, yang menempati peringkat ke-1 seprovinsi Kalimantan Timur meskipun mengalami penurunan 6,5 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Aceh Tamiang pada 2024)
Kota Samarinda
Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan data bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Samarinda tahun 2024 sebesar 1.317.420 rupiah, naik 10,1 persen dari tahun sebelumnya (1.196.447,28 rupiah). Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 941.016 rupiah, naik 12,6 persen dari tahun sebelumnya (835.998,97 rupiah), sehingga total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 2.258.437 rupiah yang menempati peringkat ke-2 seprovinsi, dengan penurunan 2,1 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Mahakam Hulu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Mahakam Hulu tahun 2024 sebesar 742.088 rupiah, naik 15,9 persen dari tahun sebelumnya (640.322,13 rupiah). Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 mencapai 1.026.084 rupiah, naik 28,1 persen dari tahun sebelumnya (800.981,3 rupiah), sehingga total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 1.768.172 rupiah yang menempati peringkat ke-7 seprovinsi, dengan penurunan 12,2 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten ini juga menjadi yang tertinggi dalam pengeluaran sabun mandi seprovinsi tahun 2024.
Kabupaten Kutai Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan data bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 sebesar 1.164.270 rupiah, naik 23,8 persen dari tahun sebelumnya (940.107,46 rupiah). Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 999.534 rupiah, naik 16,2 persen dari tahun sebelumnya (860.477,53 rupiah), sehingga total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 2.163.803 rupiah yang menempati peringkat ke-4 seprovinsi, dengan penurunan 15,7 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran sabun mandi di sini menempati peringkat ke-2 seprovinsi, menunjukkan bahwa perawatan pribadi termasuk sabun mandi merupakan bagian penting dari pengeluaran masyarakat di wilayah ini.