Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Lingga Kepulauan Riau tahun 2024 mencapai 42.669 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 12,5 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 37.939 rupiah. Selisih peningkatan pengeluaran tahun ini mencapai 4.730 rupiah per orang setiap bulannya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Padang | 2024)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat penurunan sebesar 22,1 persen, kemudian naik kembali 22,9 persen pada tahun 2020. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan peningkatan 28,7 persen, sebelum kemudian turun 22,2 persen pada tahun 2023. Pengeluaran tertinggi sepanjang periode tujuh tahun ini tercatat pada tahun 2022 sebesar 48.764 rupiah.
Pengeluaran untuk perawatan kulit ini menyumbang sekitar 14,7 persen dari total pengeluaran warga Kabupaten Lingga untuk kategori kecantikan, dan hanya sekitar 2,95 persen dari total pengeluaran per kapita per bulan seluruh barang dan jasa. Sebagai perbandingan, pengeluaran untuk sabun mandi tercatat hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan pengeluaran perawatan kulit, sementara pengeluaran untuk rokok dan tembakau mencapai lebih dari tiga kali lipat nilai pengeluaran perawatan kulit.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga menempati urutan ter bawah yakni peringkat 7 dari seluruh 7 kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini. Pada tahun 2024, Kota Batam mencatat pengeluaran perawatan kulit tertinggi mencapai 148.428 rupiah atau lebih dari tiga kali lipat nilai Kabupaten Lingga. Urutan di atasnya secara berturut-turut adalah Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2024)
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Lingga juga menempati peringkat 7 seprovinsi Kepulauan Riau tahun 2024 dengan nilai total pengeluaran 685.410 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi satu-satunya wilayah di provinsi ini yang mencatat penurunan pengeluaran bukan makanan terbesar pada tahun laporan.
Perbandingan Pengeluaran Makanan Antar Wilayah
Badan Pusat Statistik mencatat untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Lingga mencatat nilai 761.440 rupiah per kapita per bulan tahun 2024, dengan kenaikan sebesar 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun tetap menempati peringkat terendah seprovinsi, pertumbuhan pengeluaran makanan di wilayah ini lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Natuna yang justru mencatat penurunan, dan hanya berada di bawah pertumbuhan Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan per kapita per bulan di Kabupaten Lingga tahun 2024 tercatat sebesar 1.446.850 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan wilayah ini satu dari tiga kabupaten di Kepulauan Riau yang mencatat penurunan total pengeluaran masyarakat pada periode laporan. Sebagai perbandingan, Kota Batam yang menempati peringkat pertama mencatat total pengeluaran hampir dua kali lipat lebih besar dan mengalami kenaikan 12,8 persen pada tahun yang sama.