Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kota Tangerang Selatan pada 2024 tercatat sebesar Rp157.771 per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik (BPS).
Jika dibandingkan dengan pengeluaran total masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp730.447 per kapita per bulan, maka pengeluaran untuk perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 21,6 persen. Sementara itu, pengeluaran untuk perawatan kulit juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai Rp361.904 per kapita per bulan, serta rokok dan tembakau sebesar Rp152.739 per kapita per bulan.
(Baca: Harga Aluminium Naik Menjadi US$3112.5 per Ton per Rabu, 07 Januari 2026)
Meskipun mengalami penurunan sedikit di tahun terakhir, pengeluaran untuk perawatan kulit di Kota Tangerang Selatan menunjukkan perkembangan yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Setelah mengalami penurunan sebesar 3,8 persen pada 2019, pengeluaran kembali naik 1,6 persen pada 2020. Lonjakan tertinggi terjadi pada 2021 dengan pertumbuhan mencapai 23,8 persen, sebelum kemudian mengalami sedikit penurunan dan kembali naik signifikan sebesar 28,7 persen pada 2023.
Pada 2024, Kota Tangerang Selatan menduduki peringkat pertama dalam hal pengeluaran untuk perawatan kulit di antara kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Di tingkat nasional, Kota Tangerang Selatan berada di urutan keenam. Sementara di tingkat pulau Jawa, kota ini menempati urutan keempat.
Data BPS menunjukkan perbandingan pengeluaran untuk perawatan kulit di beberapa kota/kabupaten lain di Provinsi Banten. Kota Tangerang, misalnya, mencatatkan pengeluaran sebesar Rp126.544 per kapita per bulan pada 2024, dengan penurunan sebesar 30,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Kota Cilegon mencatatkan pengeluaran sebesar Rp79.618 dengan pertumbuhan 8,6 persen, Kabupaten Tangerang sebesar Rp74.897 dengan pertumbuhan 17,5 persen, dan Kabupaten Serang sebesar Rp54.163 dengan pertumbuhan 8,1 persen.
Kota Tanggerang
Data BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Tangerang mencapai Rp1.387.888 pada 2024, meningkat 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.283.630,42. Pertumbuhan ini menempatkan Kota Tangerang pada peringkat pertama se-kabupaten/kota di Provinsi Banten. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp2.535.589, mengalami penurunan 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kota Tanjung Pinang | 2024)
Kota Cilegon
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Cilegon menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, mencapai 38,4 persen, dari Rp800.655,59 menjadi Rp1.107.904. Pertumbuhan ini mengantarkan Kota Cilegon menduduki peringkat kedua se-kabupaten/kota di Provinsi Banten. Namun, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan justru mengalami penurunan sedikit sebesar 2,2 persen.
Kabupaten Tanggerang
Kabupaten Tangerang mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp744.608 pada 2024, meningkat 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan ini, Kabupaten Tangerang berada di peringkat ketiga se-kabupaten/kota di Provinsi Banten. Akan tetapi, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mengalami penurunan sedikit sebesar 1,4 persen.