Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran perawatan kulit per kapita per bulan di Kabupaten Pati tahun 2024 mencapai 70926 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya tercatat sebesar 76838 rupiah. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan Periode 2013-2025)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sebesar 24,9 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita, dan sebesar 4,99 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Kabupaten Pati. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran perawatan kulit mencapai 32,7 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita setiap bulannya.
Selama periode tujuh tahun terakhir tercatat pergerakan nilai pengeluaran yang naik turun. Pada tahun 2019 terjadi penurunan sedikit sebesar 10,5 persen, kemudian naik secara berturut-turut dari tahun 2020 hingga tahun 2023. Tahun 2023 tercatat sebagai tahun dengan pengeluaran tertinggi selama periode pengamatan, sebelum akhirnya terjadi penurunan pada tahun 2024.
Berdasarkan data perbandingan se-provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati menempati urutan ke 7 dari total 35 kabupaten dan kota di wilayah provinsi tersebut. Di tingkat pulau Jawa wilayah ini menempati urutan 38, sedangkan secara nasional menempati urutan 141 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Urutan ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Kota Semarang
Kota Semarang tercatat sebagai wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di Jawa Tengah tahun 2024 dengan nilai 95594 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 28,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini. Untuk total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan, Kota Semarang menempati urutan pertama seluruh Jawa Tengah dengan nilai mencapai 2475647 rupiah per bulan, tumbuh sebesar 26,5 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Statistik Pendapatan Pemprov dari Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan dalam APBD Pemda Periode 2013-2024)
Kota Magelang
Kota Magelang berada di urutan kedua provinsi untuk pengeluaran perawatan kulit dengan nilai 95520 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Pertumbuhan wilayah ini tercatat sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun 2023. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kota Magelang menempati urutan ketiga se Jawa Tengah dengan nilai 1102304 rupiah per bulan, mengalami kenaikan sebesar 14,6 persen dari tahun sebelumnya.
Kota Surakarta
Kota Surakarta mencatatkan nilai pengeluaran perawatan kulit sebesar 88833 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, menempati urutan ketiga di Jawa Tengah. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 29,4 persen, menjadi pertumbuhan tertinggi untuk kategori pengeluaran perawatan kulit di seluruh kabupaten kota provinsi Jawa Tengah. Untuk total pengeluaran gabungan, wilayah ini berada di urutan ketiga se provinsi dengan nilai 1914552 rupiah per kapita per bulan.
Sepanjang lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Pati mencapai 13,1 persen setiap tahunnya. Penurunan yang terjadi pada tahun 2024 merupakan penurunan kedua setelah sebelumnya terjadi penurunan pada tahun 2019. Meskipun terjadi penurunan pada tahun terakhir, nilai pengeluaran tahun 2024 masih lebih tinggi 97,8 persen dibandingkan nilai pengeluaran pada tahun 2018.