Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2025 mencapai 53900 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 49,4 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya tercatat 36070 rupiah per kapita per bulan. Kenaikan pada tahun 2025 menjadi catatan kenaikan tertinggi sepanjang periode data 2018 sampai 2025 untuk wilayah ini.
(Baca: Jumlah Penduduk Miskin di Banten | 2026)
Sepanjang periode 2018 sampai 2025, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini menunjukkan pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 angka naik sedikit sebesar 0,8 persen, kemudian turun sedikit pada tahun 2020 sebesar 0,1 persen. Tahun 2021 naik 15 persen, tahun 2022 naik 23,9 persen, kemudian berturut turut turun pada tahun 2023 dan 2024 masing masing sebesar 9 persen dan 4,2 persen sebelum akhirnya naik sangat tinggi pada tahun 2025.
Berdasarkan data pengeluaran total masyarakat, nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 setara dengan 23 persen dari total pengeluaran kecantikan, 12,8 persen dari pengeluaran aneka barang jasa, dan 7 persen dari pengeluaran makanan jadi per kapita per bulan. Nilai ini juga masih lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 50532 rupiah per kapita per bulan.
Untuk peringkat wilayah, Kabupaten Serdang Bedagai berada di urutan 13 dari 33 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sumatera Utara untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2025. Secara nasional wilayah ini menempati urutan 274 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan 69 dari seluruh wilayah yang ada di Pulau Sumatera. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya.
Dari 12 kabupaten kota yang memiliki peringkat di atas Kabupaten Serdang Bedagai, lima wilayah dengan pengeluaran tertinggi adalah Kabupaten Samosir 106986 rupiah, Kota Medan 89563 rupiah, Kota Tebing Tinggi 85011 rupiah, Kota Binjai 84641 rupiah dan Kabupaten Batu Bara 82043 rupiah. Dari lima wilayah tersebut, hanya Kabupaten Samosir yang mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Serdang Bedagai yaitu sebesar 95,8 persen pada tahun 2025.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Banyuasin | 2025)
Kabupaten Serdang Bedagai
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan per kapita sebulan, Kabupaten Serdang Bedagai tercatat sebesar 512496 rupiah pada tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini di urutan 22 dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Sumatera Utara. Sementara untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan gabungan, wilayah ini tercatat sebesar 1219107 rupiah dengan pertumbuhan 2,5 persen dan berada di peringkat 26 se-provinsi.
Untuk pengeluaran kategori makanan saja, Kabupaten Serdang Bedagai mencatatkan angka 706611 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 3,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan berada di urutan 27 dari seluruh kabupaten kota di Sumatera Utara. Posisi ini berada di atas Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Langkat serta seluruh wilayah kepulauan Nias yang memiliki rata rata pengeluaran makanan lebih rendah.
Dibandingkan rata rata lima tahun terakhir, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2025 menunjukkan angka 35 persen lebih tinggi dibandingkan rata rata periode 2020 sampai 2024. Anomali terjadi pada tahun 2025 dimana laju kenaikan melebihi seluruh pertumbuhan tahun sebelumnya secara signifikan, bahkan lebih tinggi dari akumulasi kenaikan tiga tahun sebelumnya secara gabungan.