Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kota Kendari pada tahun 2024 mencapai 261016 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,7 persen dibandingkan tahun 2023. Nilai ini merupakan pengeluaran tertinggi yang tercatat sepanjang periode pengamatan sejak tahun 2018 untuk kategori pengeluaran ini di wilayah tersebut.
(Baca: Pergerakan Harga Emas Antam per Gram (3 Bulan Terakhir))
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, angka pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun. Setelah naik secara berturut-turut dari tahun 2018 hingga 2020, angka pengeluaran sedikit turun pada tahun 2021 sebesar 2,1 persen. Penurunan lebih dalam terjadi pada tahun 2022 sebesar 10,4 persen, sebelum kembali naik pada dua tahun berikutnya.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menempati urutan pertama di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Secara nasional, posisi Kota Kendari berada di peringkat 96 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran yang sama pada tahun 2024. Nilai pengeluaran ini menyumbang sekitar 33 persen dari total rata-rata pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Kota Kendari setiap bulannya.
Jika dibandingkan dengan wilayah lain di provinsi yang sama, Kabupaten Kolaka Utara menempati urutan kedua dengan nilai pengeluaran 226332 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 23,2 persen, merupakan kenaikan tertinggi diantara seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara. Urutan ketiga ditempati oleh Kabupaten Konawe Utara dengan nilai 215315 rupiah, yang justru mengalami penurunan sebesar 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Konawe Utara
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran per kapita per bulan untuk seluruh kategori makanan dan bukan makanan di Kabupaten Konawe Utara mencapai 1674005 rupiah pada tahun 2024. Meskipun mengalami penurunan sebesar 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, wilayah ini tetap menempati peringkat pertama tertinggi di seluruh Sulawesi Tenggara untuk total pengeluaran masyarakat. Pengeluaran untuk kategori bukan makanan di wilayah ini bahkan mencapai 861907 rupiah, dengan pertumbuhan 31,5 persen yang menjadi kenaikan tertinggi di provinsi.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Konstruksi di Sumatera Barat | 2025)
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara mencatat total pengeluaran per kapita sebesar 1599452 rupiah per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi wilayah ini tetap berada di peringkat kedua se-provinsi Sulawesi Tenggara, tidak berubah dari posisi tahun lalu. Pengeluaran untuk kategori makanan di wilayah ini mencapai 739715 rupiah, tumbuh sebesar 9,4 persen dan menjadikannya wilayah kedua terbesar untuk pengeluaran makanan setelah Konawe Utara.
Kota Bau Bau
Kota Bau Bau menempati peringkat ketiga untuk total pengeluaran masyarakat di Sulawesi Tenggara dengan nilai 1232135 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap mempertahankan posisi rankingnya. Pengeluaran untuk bukan makanan di Kota Bau Bau tercatat 735519 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 6,1 persen pada tahun terakhir.
Kabupaten Konawe
Total pengeluaran masyarakat per kapita per bulan di Kabupaten Konawe tercatat 1253334 rupiah pada tahun 2024. Angka ini mengalami penurunan sebesar 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun wilayah ini tetap menempati peringkat keempat se-provinsi. Pengeluaran untuk kategori makanan di wilayah ini tumbuh sebesar 13,5 persen mencapai 630155 rupiah, sementara pengeluaran bukan makanan juga mengalami kenaikan sebesar 13,5 persen menjadi 623179 rupiah.