Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan pada tahun 2025 mencapai 230830 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya tercatat 208810 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2025, catatan pengeluaran kelompok ini menunjukkan pergerakan naik turun secara berurutan setiap tahun.
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor C Industri Pengolahan di Papua | 2025)
Sepanjang 8 tahun data yang tercatat, pengeluaran tertinggi untuk kelompok aneka barang dan jasa di wilayah ini terjadi pada tahun 2023 dengan nilai 238284 rupiah per kapita per bulan. Sementara pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2019 dengan nilai 151525 rupiah. Terdapat anomali pada tahun 2020 dimana pengeluaran melonjak 37,6 persen, merupakan kenaikan tertinggi sepanjang periode data, kemudian diikuti penurunan sebesar 10,8 persen pada tahun 2021.
Untuk posisi perbandingan seprovinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Laut berada di urutan ke 7 dari 13 kabupaten dan kota yang ada pada tahun 2025. Posisi ini tidak berubah dibandingkan urutan tahun sebelumnya. Di tingkat pulau Kalimantan wilayah ini menempati urutan ke 43, sedangkan di tingkat nasional berada di peringkat 274 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Rata-rata total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Tanah Laut pada tahun 2025 mencapai 1457193 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 15,8 persen dari seluruh pengeluaran rumah tangga. Sementara pengeluaran untuk makanan menyumbang 54,5 persen, dan sisanya merupakan pengeluaran kelompok bukan makanan lain diluar aneka barang dan jasa.
Kabupaten Tanah Laut
Data historis menunjukkan rata-rata pengeluaran bukan makanan per kapita per bulan di wilayah ini pada tahun 2025 tercatat 663621 rupiah, mengalami sedikit penurunan sebesar 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi peringkat untuk kategori pengeluaran bukan makanan ini berada di urutan ke 9 seprovinsi Kalimantan Selatan. Nilai ini terpaut sekitar 544 ribu rupiah dibawah Kota Banjar Baru yang menempati urutan pertama provinsi untuk kategori yang sama.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Manokwari Selatan | 2015 - 2025)
Kota Banjar Baru
Sebagai wilayah dengan peringkat tertinggi seprovinsi, Kota Banjar Baru mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025 mencapai 433010 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 40,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, merupakan pertumbuhan tertinggi diantara seluruh wilayah di Kalimantan Selatan. Total pengeluaran masyarakat per kapita di kota ini mencapai 2,21 juta rupiah per bulan, menjadi yang tertinggi di seluruh provinsi.
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong berada di urutan kedua seprovinsi untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025 dengan nilai 408688 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 54,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui pertumbuhan seluruh wilayah lain di provinsi ini. Total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat di kabupaten ini mencapai 2,20 juta rupiah, hanya terpaut sedikit dibawah Kota Banjar Baru.
Kota Banjarmasin
Berbeda dengan dua wilayah teratas, Kota Banjarmasin justru mencatatkan penurunan untuk pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025 sebesar 20,1 persen menjadi 370640 rupiah per kapita per bulan. Meskipun mengalami penurunan, wilayah ini tetap menempati urutan ketiga seprovinsi untuk kategori ini. Total pengeluaran masyarakat per kapita di kota ini tercatat 1,86 juta rupiah per bulan pada tahun terakhir.