Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan di Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2024 mencapai 26582 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan setelah mengalami penurunan sebesar 10,4 persen pada tahun 2023 dari tahun 2022. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 1,89 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar 193667 Rupiah, dan sekitar 6,6 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan sebesar 40264 Rupiah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Maluku Tenggara | 2024)
Sejak tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan pola fluktuatif. Tahun 2018, angka ini berada di 19109 Rupiah, kemudian sedikit turun menjadi 16591 Rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan menjadi 23284 Rupiah, dilanjutkan dengan peningkatan menjadi 26519 Rupiah pada tahun 2021 dan stagnan di 26524 Rupiah pada tahun 2022. Tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 23766 Rupiah sebelum kembali naik pada tahun 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 40,3 persen, sedangkan penurunan tertinggi terjadi pada tahun 2019 dengan 13,2 persen.
Kabupaten Musi Banyuasin menempati peringkat ke-10 dalam pengeluaran kecantikan di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Selatan pada tahun 2024. Peringkat ini masih sama seperti tahun sebelumnya, di bawah Kabupaten Lahat yang berada di peringkat ke-9 dan di atas Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur di peringkat ke-11. Di tingkat pulau Sumatera, kabupaten ini berada di peringkat ke-109, dan di tingkat nasional berada di peringkat ke-354.
Beberapa kabupaten/kota di Sumatera Selatan memiliki pengeluaran kecantikan yang lebih tinggi dari Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2024. Kota Palembang menempati peringkat pertama dengan nilai 44917 Rupiah, meskipun mengalami penurunan sebesar 8,3 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Muara Enim berada di peringkat kedua dengan 33814 Rupiah dan mengalami pertumbuhan sebesar 20,4 persen. Kabupaten Banyuasin di peringkat tiga dengan 33431 Rupiah dan pertumbuhan 26,9 persen. Kota Prabumulih di peringkat empat dengan 32337 Rupiah dan pertumbuhan 23,8 persen, serta Kabupaten Ogan Ilir di peringkat lima dengan 31560 Rupiah dan pertumbuhan signifikan sebesar 60,3 persen.
Kota Palembang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Palembang pada tahun 2024 mencapai 861308 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 10,5 persen dari tahun sebelumnya. Kota ini menempati peringkat pertama di provinsi Sumatera Selatan untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Palembang pada tahun 2024 sebesar 1676313 Rupiah, mengalami penurunan sebesar 5,3 persen dari tahun sebelumnya, namun masih menjadi yang tertinggi di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palembang mencapai 815005 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 11,9 persen dari tahun sebelumnya, juga menempati peringkat pertama di provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2015 - 2024)
Kabupaten Musi Banyuasin
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2024 mencapai 629974 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 23,5 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat kedua di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar 1402383 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 3,3 persen dari tahun sebelumnya, juga berada di peringkat kedua di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai 772408 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 25,1 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat kedua di provinsi setelah Kota Palembang.
Kota Prabumulih
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Prabumulih pada tahun 2024 mencapai 626343 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 7,5 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ketiga di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar 1214639 Rupiah pada tahun 2024, mengalami penurunan sebesar 9,4 persen dari tahun sebelumnya, berada di peringkat ketujuh di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai 588295 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 12,3 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-14 di provinsi.
Kabupaten Muara Enim
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2024 mencapai 576717 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 29 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat keempat di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar 1268756 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 8,9 persen dari tahun sebelumnya, berada di peringkat kelima di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai 692039 Rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 23,4 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat keenam di provinsi.