Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Kepahiang pada tahun 2024 mencapai 136096 Rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sedikit sebesar 2.5% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 3302.8 Rupiah. Pengeluaran ini menjadi bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut yang mencapai 162137 Rupiah.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan di Perkotaan Periode 2015-2025)
Sejak tahun 2018, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Kepahiang mengalami fluktuasi yang jelas. Pada tahun 2019, pengeluaran naik sedikit sebesar 3.3% dibandingkan 2018, sebelum menurun sedikit sebesar 4.1% pada tahun 2020. Kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 20.7%, yang membuat pengeluaran melonjak dari 104183 Rupiah pada 2021 menjadi 125798 Rupiah. Setelah itu, pertumbuhan kembali menurun menjadi 5.6% pada 2023 dan 2.5% pada 2024.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kepahiang pada tahun 2024 mencapai 1169447 Rupiah, dengan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 526021 Rupiah. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi hanya menyumbang sekitar 11.6% dari total pengeluaran tersebut, menunjukkan bahwa masyarakat lebih banyak mengalokasikan uang untuk kebutuhan lain seperti perawatan (34347 Rupiah per kapita sebulan), kecantikan (30717 Rupiah), dan rokok serta tembakau (123157 Rupiah).
Dalam perbandingan dengan kabupaten dan kota lain di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Kepahiang menempati peringkat ke-9 untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi pada tahun 2024. Peringkat pertama dipegang oleh Kota Bengkulu dengan pengeluaran sebesar 253322 Rupiah yang naik sedikit sebesar 10.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Diikuti oleh Kabupaten Mukomuko (peringkat 2, 183733 Rupiah, +5.5%), Kabupaten Rejang Lebong (peringkat3, 166846 Rupiah, menurun sedikit sebesar1.1%), Kabupaten Bengkulu Tengah (peringkat4, 164777 Rupiah, menurun sedikit sebesar4.9%), dan Kabupaten Bengkulu Utara (peringkat5,161168 Rupiah, menurun sedikit sebesar11.3%). Kabupaten Kepahiang masih berada di peringkat yang sama seperti tahun sebelumnya, tanpa perubahan urutan dalam provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Buton 2018 - 2024)
Kota Bengkulu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bengkulu pada tahun 2024 mencapai 1312289 Rupiah, naik sebesar 48.1% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 886193.26 Rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 2137669 Rupiah, dengan pertumbuhan sebesar7.7% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 825380 Rupiah pada tahun 2024, naik sebesar14.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Bengkulu menempati peringkat pertama di Provinsi Bengkulu untuk ketiga indikator tersebut, menunjukkan kapasitas belanja masyarakat yang jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain di provinsi.
Kabupaten Mukomuko
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Mukomuko pada tahun2024 mencapai722152 Rupiah, naik sebesar22.1% dari tahun sebelumnya yang sebesar591260.17 Rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai1557162 Rupiah, menurun sedikit sebesar5.8% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai835011 Rupiah pada tahun2024, naik sebesar25.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Mukomuko menempati peringkat kedua di Provinsi Bengkulu untuk pengeluaran bukan makanan dan makanan serta bukan makanan, dan peringkat pertama untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa masyarakat lebih banyak mengalokasikan uang untuk kebutuhan makanan dibandingkan Kota Bengkulu.
Kabupaten Bengkulu Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Bengkulu Utara pada tahun2024 mencapai568119 Rupiah, naik sebesar17.4% dari tahun sebelumnya yang sebesar483773.36 Rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai1279655 Rupiah, menurun sedikit sebesar6.9% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai711536 Rupiah pada tahun2024, naik sebesar16.1% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Bengkulu Utara menempati peringkat ketiga di Provinsi Bengkulu untuk ketiga indikator tersebut, dengan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan yang signifikan meskipun total pengeluaran menurun sedikit.
Kabupaten Kepahiang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kepahiang pada tahun2024 mencapai526021 Rupiah, naik sebesar13.1% dari tahun sebelumnya yang sebesar464943.06 Rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai1169447 Rupiah, menurun sedikit sebesar4.8% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai643426 Rupiah pada tahun2024, naik sebesar18.4% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Kepahiang menempati peringkat keenam untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat sembilan untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, dan peringkat sepuluh untuk pengeluaran makanan di Provinsi Bengkulu, menunjukkan bahwa alokasi belanja masyarakat masih lebih rendah dibandingkan sebagian besar kabupaten dan kota lain di provinsi.