Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kota Pontianak tahun 2024 mencapai 100.158 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 31,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran ini dengan tahun 2023 sebesar 24.231,9 rupiah, yang membuat Kota Pontianak menjadi kabupaten/kota dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di provinsi Kalimantan Barat. Informasi ini diolah dari data Susenas BPS.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Gresik 6,45%)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 410.811 rupiah, pengeluaran perawatan kulit menyumbang sekitar 24,4 persen dari total tersebut. Dibandingkan dengan pengeluaran untuk kecantikan yang rata-rata 74.286 rupiah sebulan, pengeluaran perawatan kulit di Kota Pontianak lebih tinggi sebesar 25.872 rupiah. Pengeluaran untuk perawatan kulit juga lebih rendah dibandingkan dengan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 78.549 rupiah sebulan, namun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa kategori pengeluaran lain jika dilihat dari proporsi terhadap total pengeluaran.
Menilik data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kota Pontianak mengalami fluktuasi. Tahun 2018, pengeluaran ini sebesar 57.115 rupiah, naik sedikit menjadi 58.498 rupiah pada tahun 2019, lalu turun sedikit menjadi 58.361 rupiah pada tahun 2020. Tahun 2021 terjadi kenaikan signifikan menjadi 74.557 rupiah dengan pertumbuhan 27,8 persen, sebelum turun menjadi 66.269 rupiah pada tahun 2022. Tahun 2023, pengeluaran kembali naik menjadi 75.926 rupiah, dan mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2024. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 80.784 rupiah, pengeluaran tahun 2024 lebih tinggi sebesar 19.374 rupiah.
Dalam perbandingan seprovinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak menempati rank pertama untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024, diikuti oleh Kabupaten Kapuas Hulu dengan 73.562 rupiah dan pertumbuhan 10,3 persen, Kabupaten Sintang dengan 64.558 rupiah dan pertumbuhan 19,4 persen, Kabupaten Ketapang dengan 55.875 rupiah dan penurunan 12,3 persen, serta Kota Singkawang dengan 54.081 rupiah dan penurunan 2,2 persen. Rank ini sama dengan tahun sebelumnya, di mana Kota Pontianak tetap memimpin perbandingan seprovinsi.
Kota Singkawang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Singkawang tahun 2024 mencapai 759.547 rupiah, dengan pertumbuhan 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 757.106,16 rupiah. Rank Kota Singkawang untuk kategori ini di provinsi Kalimantan Barat adalah pertama. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, tahun 2024 sebesar 1.534.917 rupiah, turun 11,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rank untuk kategori ini juga pertama di provinsi. Sementara pengeluaran makanan sebulan tahun 2024 sebesar 775.370 rupiah, naik sedikit 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank ketiga di provinsi Kalimantan Barat.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Selatan 2015 - 2024)
Kabupaten Sintang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Sintang tahun 2024 mencapai 685.825 rupiah, dengan pertumbuhan 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 590.484,98 rupiah. Rank untuk kategori ini di provinsi adalah kedua. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, tahun 2024 sebesar 1.461.426 rupiah, turun 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank kedua di provinsi. Pengeluaran makanan sebulan tahun 2024 sebesar 775.601 rupiah, naik 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank kedua di provinsi Kalimantan Barat.
Kabupaten Kayong Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kayong Utara tahun 2024 mencapai 675.863 rupiah, dengan pertumbuhan 32,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 508.910,15 rupiah. Rank untuk kategori ini di provinsi adalah ketiga. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, tahun 2024 sebesar 1.414.516 rupiah, turun 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank ketiga di provinsi. Pengeluaran makanan sebulan tahun 2024 sebesar 738.653 rupiah, naik 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank keenam di provinsi Kalimantan Barat.
Kabupaten Kapuas Hulu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2024 mencapai 650.429 rupiah, dengan pertumbuhan 36,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 475.934,44 rupiah. Rank untuk kategori ini di provinsi adalah keempat. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, tahun 2024 sebesar 1.402.411 rupiah, turun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank keempat di provinsi. Pengeluaran makanan sebulan tahun 2024 sebesar 751.981 rupiah, naik 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rank kelima di provinsi Kalimantan Barat.