- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Burundi tahun 2024 mencapai 1023.13 unit. Angka ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 18,27% dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 865.07 unit. Pencapaian tahun 2024 ini menutup rangkaian tiga tahun terakhir pertumbuhan positif berkelanjutan setelah tahun 2021 hanya tumbuh 2,35%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Tapanuli Utara | 2025)
Dari rentang tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata pertumbuhan tahunan Burundi mencapai 19,06%. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir 2020-2024 yang hanya tercatat 12,37%. Perbaikan kinerja ini terjadi setelah dua tahun berturut-turut kontraksi pada 2018 dan 2019, dimana kontraksi disini berarti penurunan nilai PDB PPP turun 3,23% dan -3,92% secara berurutan.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Burundi terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Selama 10 tahun periode data 2015-2024, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan laju 28,49%, sementara pertumbuhan terendah tercatat pada tahun 2019. Tidak ditemukan anomali angka yang menyimpang jauh pada periode ini, pola fluktuatif yang terjadi artinya periode penurunan selalu diikuti dengan pemulihan bertahap sebelum kemudian memasuki akselerasi pertumbuhan mulai tahun 2022.
Pada peringkat regional kawasan Afrika, posisi Burundi mengalami peningkatan satu peringkat dari posisi 6 menjadi posisi 5 pada tahun 2023, dan posisi ini tetap dipertahankan sepanjang tahun 2024. Peningkatan peringkat ini terjadi akibat laju pertumbuhan Burundi yang melampaui satu negara lain di kawasan pada periode 2022-2023.
(Baca: Data 2024: Jumlah Perceraian DKI Jakarta 1.881 Kasus)
International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi PDB PPP Burundi sampai tahun 2030. Berdasarkan data, nilai PDB PPP Burundi diproyeksikan akan terus tumbuh dengan laju yang secara bertahap melambat, mulai dari 38,92% pada 2025 hingga menyentuh 11,29% pada tahun 2030. Secara keseluruhan kondisi ekonomi diproyeksikan akan terus mengalami perbaikan tanpa ada indikasi kontraksi dalam enam tahun ke depan.
Jika dibandingkan dengan 5 negara teratas peringkat regional Afrika pada periode data yang sama, posisi Burundi nomor 5 masih berada jauh dibawah empat negara teratas. Posisi pertama dipegang oleh Sierra Leone, disusul berturut-turut Guinea, Madagaskar, dan Uganda. Laju pertumbuhan Burundi tahun 2024 masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata laju pertumbuhan lima negara teratas kawasan.
Meskipun menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dua tahun terakhir, total nilai PDB PPP Burundi masih belum melampaui separuh dari nilai negara peringkat ketiga kawasan. Proyeksi pertumbuhan sampai 2030 menunjukkan Burundi berpeluang naik satu peringkat lagi pada tahun 2027 jika laju pertumbuhan sesuai dengan proyeksi yang telah dirilis.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.868 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |