Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kota Tomohon pada tahun 2024 mencapai 78831 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 6,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya tercatat sebesar 84172 rupiah. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran tertinggi untuk kebutuhan ini terjadi pada tahun 2023, sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2021 dengan angka 64616 rupiah.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Berdasarkan catatan historis, pengeluaran untuk sabun mandi di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun selama tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan 5,8 persen, dilanjutkan kenaikan sedikit 5,2 persen pada tahun 2020. Kemudian terjadi penurunan cukup besar sebesar 19,1 persen pada tahun 2021, sebelum kembali naik 21,6 persen pada tahun 2022, dan naik 7,1 persen pada tahun 2023.
Pengeluaran sabun mandi ini menyumbang sekitar 19,3 persen dari total pengeluaran perawatan warga, 3,4 persen dari total pengeluaran barang dan jasa umum, serta sekitar 12 persen dari pengeluaran untuk kategori kecantikan. Sebagai perbandingan, pengeluaran warga untuk makanan jadi per kapita per bulan mencapai 233962 rupiah, sementara untuk rokok dan tembakau tercatat 132720 rupiah setiap bulannya.
Untuk posisi perbandingan wilayah, Kota Tomohon berada di peringkat ketiga dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Di atasnya secara berurutan terdapat Kota Manado dengan nilai 85825 rupiah dan Kota Bitung yang mencapai 89637 rupiah. Secara nasional, Kota Tomohon menempati urutan ke 127 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Dari sisi pertumbuhan tahun 2024, hanya enam wilayah di Sulawesi Utara yang mencatatkan kenaikan pengeluaran sabun mandi. Kota Kotamobagu mencatat kenaikan tertinggi sebesar 27,9 persen, diikuti Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro 23,1 persen, Kota Manado 7,9 persen, Kota Bitung 1,5 persen, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 13,9 persen dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 4,7 persen. Sembilan wilayah lain termasuk Kota Tomohon mencatatkan penurunan pada tahun yang sama.
Pengeluaran Total Masyarakat Kota Tomohon
(Baca: Biaya Transportasi di Jakarta Bulan Juni Naik 0,16%)
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas menunjukkan total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kota Tomohon tahun 2024 mencapai 1758103 rupiah dengan pertumbuhan 21,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menempatkan Kota Tomohon di peringkat ketiga se Sulawesi Utara, tepat di bawah Kota Manado dan Kota Bitung. Pertumbuhan ini menjadi salah satu yang tertinggi di provinsi untuk kategori pengeluaran total masyarakat pada tahun laporan.
Pengeluaran Kategori Makanan
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kota Tomohon mencatatkan nilai 808136 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan wilayah ini sebagai wilayah dengan pertumbuhan pengeluaran makanan tertinggi di seluruh Sulawesi Utara. Kota Tomohon berada di peringkat keempat untuk kategori ini, di atasnya terdapat Kabupaten Minahasa, Kota Manado dan Kota Bitung.
Pengeluaran Kategori Bukan Makanan
Kota Tomohon juga mencatatkan pengeluaran bukan makanan sebesar 949967 rupiah per kapita per bulan di tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 19,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati posisi kedua di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Hanya Kota Manado yang memiliki nilai pengeluaran bukan makanan lebih tinggi dibandingkan Kota Tomohon pada periode laporan ini.