Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2024 mencapai 80701 rupiah per kapita per bulan, naik 27.1% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 63513 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai 17188 rupiah, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada tahun ini.
Data historis selama tujuh tahun (2018-2024) menunjukkan fluktuasi pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 52203 rupiah, kemudian turun sedikit 13.2% menjadi 45317 rupiah pada 2019. Tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan sebesar 57.7% menjadi 71448 rupiah, sebelum turun sedikit 18.9% menjadi 57947 rupiah pada 2021. Tahun 2022 dan 2023 masing-masing mengalami kenaikan kecil sebesar 5.8% dan 3.6%, sebelum mencapai nilai tertinggi pada tahun 2024. Rata-rata pengeluaran selama tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah sekitar 68502 rupiah, yang lebih tinggi daripada rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 59903 rupiah, menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dalam periode tiga tahun terakhir.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Tengah 2015 - 2024)
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah 320811 rupiah, sehingga pengeluaran perawatan kulit menyumbang sekitar 25.16% dari total tersebut. Pengeluaran perawatan kulit juga lebih tinggi daripada rata-rata pengeluaran untuk kecantikan (48402 rupiah), tetapi lebih rendah daripada pengeluaran untuk sabun mandi (88683 rupiah). Dibandingkan pengeluaran makanan jadi (257638 rupiah) dan rokok serta tembakau (138463 rupiah), pengeluaran perawatan kulit masih berada di level yang lebih rendah.
BPS menunjukkan bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara menempati rank ke-7 di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Timur untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Di pulau Kalimantan, kabupaten ini berada di rank ke-17, dan se-Indonesia di rank ke-95. Dibandingkan lima kabupaten/kota lain di Kaltim dengan pengeluaran tertinggi, Kabupaten Mahakam Hulu menduduki posisi pertama dengan pengeluaran 227464 rupiah dan pertumbuhan 87.7%, diikuti Kota Balikpapan (134921 rupiah, pertumbuhan 0.8%), Kota Bontang (116387 rupiah, turun sedikit 0.5%), Kabupaten Kutai Timur (115376 rupiah, turun sedikit 1.8%), dan Kabupaten Berau (94555 rupiah, naik 10.3%).
Kota Balikpapan
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Balikpapan tahun 2024 mencapai 1441412 rupiah, naik 22.7% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 1175043.76 rupiah. Kota ini menempati rank ke-1 di Kalimantan Timur untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kota Balikpapan tahun 2024 sebesar 2460917 rupiah, turun sedikit 6.5% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan pengeluaran untuk makanan tahun 2024 adalah 1019505 rupiah, naik 13.7% dibanding tahun sebelumnya, menempati rank ke-2 di Kalimantan Timur.
(Baca: Harga Beras Kualitas Super II di Kalimantan Timur Termahal Nasional (Senin, 16 Februari 2026))
Kota Samarinda
BPS menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Samarinda tahun 2024 adalah 1317420 rupiah, naik 10.1% dibanding tahun sebelumnya (1196447.28 rupiah), menempati rank ke-2 di Kalimantan Timur. Pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2258437 rupiah, turun sedikit 2.1% dibanding tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kota Samarinda tahun 2024 mencapai 941016 rupiah, naik 12.6% dibanding tahun sebelumnya, menempati rank ke-5 di Kalimantan Timur.
Kota Bontang
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bontang tahun 2024 adalah 1274277 rupiah, naik 11.2% dibanding tahun sebelumnya (1146442.58 rupiah), menempati rank ke-3 di Kalimantan Timur. Pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2176994 rupiah, turun sedikit 3.5% dibanding tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kota Bontang tahun 2024 adalah 902717 rupiah, naik 3% dibanding tahun sebelumnya, menempati rank ke-7 di Kalimantan Timur.
Kabupaten Kutai Timur
BPS menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 adalah 1164270 rupiah, naik 23.8% dibanding tahun sebelumnya (940107.46 rupiah), menempati rank ke-4 di Kalimantan Timur. Pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2163803 rupiah, turun sedikit 15.7% dibanding tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 mencapai 999534 rupiah, naik 16.2% dibanding tahun sebelumnya, menempati rank ke-3 di Kalimantan Timur.