Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2024 sebesar 67404 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sedikit sebesar 3.1% dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pengeluaran pada tahun 2023 mencapai 69555 rupiah per kapita sebulan. Selisih pengeluaran antara kedua tahun tersebut turun 2151 rupiah, yang menjadi penurunan pertama setelah lima tahun berturut-turut pengeluaran mengalami kenaikan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pelalawan Periode 2004 - 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Bangka Selatan menunjukkan pola naik turun. Tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 12% dibanding 2018, sebelum mengalami penurunan sedikit 8.3% pada tahun 2020. Setelah itu, pengeluaran kembali meningkat secara berturut-turut selama tiga tahun, dengan kenaikan tertinggi sebesar 21.1% pada tahun 2021. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023, sebelum mengalami penurunan sedikit pada tahun 2024.
Dibandingkan rata-rata pengeluaran tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 67595 rupiah per kapita sebulan, pengeluaran tahun 2024 berada sedikit di bawah rata-rata tersebut. Namun, dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 62374 rupiah per kapita sebulan, pengeluaran tahun 2024 masih berada di atas rata-rata. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun mengalami penurunan pada tahun 2024, pengeluaran sabun mandi masih dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Bangka Selatan tahun 2024 sebesar 67404 rupiah menyumbang sekitar 4.6% dari total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan yang mencapai 1467022 rupiah. Dibandingkan kategori pengeluaran lain, pengeluaran sabun mandi lebih tinggi daripada pengeluaran untuk kecantikan (27480 rupiah) dan perawatan (39739 rupiah), namun jauh lebih rendah daripada pengeluaran untuk rokok dan tembakau (185878 rupiah) serta makanan jadi (217072 rupiah).
Berdasarkan data perbandingan tahun 2024, Kabupaten Bangka Selatan menempati peringkat ke-5 di antara tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk kategori pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi. Wilayah yang menempati peringkat lebih tinggi adalah Kota Pangkal Pinang (peringkat 1) dengan pengeluaran 100395 rupiah (penurunan sedikit 6.4% dari tahun 2023), Kabupaten Belitung Timur (peringkat2) dengan 94982 rupiah (penurunan sedikit7.7%), Kabupaten Belitung (peringkat3) dengan87806 rupiah (kenaikan9.8%), dan Kabupaten Bangka (peringkat4) dengan71022 rupiah (penurunan sedikit5.2%). Di tingkat pulau Sumatera, Kabupaten Bangka Selatan menempati peringkat ke-50, sedangkan di tingkat nasional menempati peringkat ke-207.
Kota Pangkal Pinang
(Baca: Jumlah Subscriber Youtuber dengan Pertumbuhan Tertinggi 03 Jan 2026)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Pangkal Pinang tahun 2024 mencapai 2334046 rupiah, mengalami kenaikan sedikit 2.5% dari tahun 2023 yang sebesar 2277423 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 mencapai 1294666 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 18.9% dari tahun sebelumnya, yang membuat Kota Pangkal Pinang menempati peringkat ke-1 di provinsi untuk kategori ini. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 1039380 rupiah, mengalami kenaikan 10.7% dari tahun 2023, juga menempati peringkat ke-1 di provinsi. Dengan pertumbuhan yang konsisten di kedua kategori, Kota Pangkal Pinang tetap menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kabupaten Belitung Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Belitung Timur tahun 2024 sebesar 2005586 rupiah, mengalami penurunan sedikit 3.8% dari tahun 2023 yang sebesar 2084817 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 mencapai 1002948 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 8.5% dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-3 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 1002638 rupiah, mengalami kenaikan sedikit 0.5% dari tahun 2023, menempati peringkat ke-2 di provinsi. Meskipun total pengeluaran menurun sedikit, pengeluaran untuk makanan tetap stabil dengan pertumbuhan yang minimal.
Kabupaten Belitung
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Belitung tahun 2024 sebesar 1985933 rupiah, mengalami penurunan sedikit 0.6% dari tahun 2023 yang sebesar 1998477 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 mencapai 1016976 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 16.8% dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-2 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 968958 rupiah, mengalami kenaikan 7.1% dari tahun 2023, menempati peringkat ke-3 di provinsi. Pertumbuhan yang signifikan pada kategori bukan makanan menjadi penopang utama meskipun total pengeluaran sedikit menurun.
Kabupaten Bangka
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Bangka tahun 2024 sebesar 1695865 rupiah, mengalami penurunan sedikit7.3% dari tahun 2023 yang sebesar1829493 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun2024 mencapai798997 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar19.5% dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-4 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan tahun2024 sebesar896868 rupiah, mengalami kenaikan3.7% dari tahun2023, menempati peringkat ke-4 di provinsi. Meskipun total pengeluaran menurun, pertumbuhan yang tinggi pada kategori bukan makanan menunjukkan bahwa masyarakat masih mengalokasikan lebih banyak dana untuk barang dan jasa non-makanan.