Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kota Sorong untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 56695 rupiah per orang setiap bulannya. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,2 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang tujuh tahun terakhir sejak 2018, nilai pengeluaran kecantikan di wilayah ini tercatat mengalami kenaikan sebesar 57,9 persen secara kumulatif.
(Baca: Provinsi Jawa Timur Ekspor 19,14 Juta Ton Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya)
Nilai pengeluaran kecantikan 2024 ini setara dengan 17 persen dari rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa bulanan warga, setara dengan 59 persen dari nilai pengeluaran perawatan bulanan, serta hanya sebesar 23 persen dari pengeluaran untuk rokok dan tembakau per kapita setiap bulan. Apabila dibandingkan total pengeluaran masyarakat, biaya kecantikan hanya menyumbang 2,9 persen dari seluruh pengeluaran per kapita bulanan warga Kota Sorong.
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan Kota Sorong tercatat mengalami pergerakan naik turun. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan penambahan sebesar 22,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan penurunan terbesar tercatat pada tahun 2020 sebesar 2,5 persen. Selama tiga tahun terakhir sejak 2022, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan di wilayah ini mencapai 3,7 persen setiap tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir sebesar 10,1 persen per tahun.
Berdasarkan perbandingan wilayah, Kota Sorong menempati urutan pertama pengeluaran kecantikan tertinggi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya. Di tingkat pulau Papua, wilayah ini berada di urutan kedua, serta menempati peringkat 69 dari seluruh kabupaten kota di seluruh Indonesia untuk kategori pengeluaran kecantikan per kapita tahun 2024. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya.
Tiga wilayah lain di provinsi yang sama mencatat nilai pengeluaran kecantikan lebih rendah dibandingkan Kota Sorong pada tahun 2024. Kabupaten Sorong mencatat nilai 35841 rupiah dengan penurunan sebesar 10,5 persen, Kabupaten Maybrat sebesar 32616 rupiah dengan penurunan 18,9 persen, sedangkan Kabupaten Tambrauw mencatat 25399 rupiah dengan kenaikan sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun 2023. Seluruh urutan peringkat keempat wilayah ini tidak mengalami pergeseran dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Maybrat
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Ponorogo | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Maybrat mencapai 2601464 rupiah pada tahun 2024, menjadikan wilayah ini urutan pertama tertinggi di seluruh provinsi untuk total pengeluaran masyarakat. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengeluaran makanan tumbuh sebesar 16,4 persen sementara pengeluaran bukan makanan justru mengalami penurunan sebesar 11,4 persen. Meskipun menjadi wilayah dengan total pengeluaran tertinggi, pengeluaran untuk kecantikan di wilayah ini hanya menempati urutan ketiga di provinsi.
Kota Sorong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kota Sorong mencapai 1922383 rupiah pada tahun 2024, menempati urutan ketiga di provinsi Papua Barat Daya. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 2,9 persen, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 5,3 persen dan pengeluaran bukan makanan tumbuh sebesar 1 persen. Satu-satunya wilayah yang mencatat pertumbuhan positif untuk kedua kategori pengeluaran makanan maupun bukan makanan di tahun 2024.
Kabupaten Sorong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Sorong mencapai 1926308 rupiah pada tahun 2024, berada di urutan kedua tertinggi di seluruh provinsi. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengeluaran makanan tumbuh sedikit sebesar 0,6 persen sementara pengeluaran bukan makanan turun sebesar 5,8 persen. Untuk kategori pengeluaran kecantikan, wilayah ini secara konsisten menempati urutan kedua di provinsi selama dua tahun berturut-turut.
Kabupaten Tambrauw
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Tambrauw mencapai 1633440 rupiah pada tahun 2024, menjadikan wilayah ini urutan keempat di seluruh provinsi Papua Barat Daya. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengeluaran makanan naik sebesar 4,6 persen sedangkan pengeluaran bukan makanan mengalami penurunan sebesar 10,2 persen. Wilayah ini merupakan satu-satunya daerah selain Kota Sorong yang mencatat pertumbuhan positif untuk pengeluaran kecantikan pada tahun 2024.