- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Afrika Selatan pada tahun 2024 mencapai 7.42 Unit. Terlihat adanya peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 7.31 Unit, mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang positif.
Secara historis, PDB PPP Afrika Selatan menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2015 hingga 2024. Dimulai dengan nilai 5.84 Unit pada 2015, PDB PPP terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada periode 2017-2018 dengan pertumbuhan 6.89%. Sementara penurunan terdalam dialami pada periode 2021-2022, dengan kontraksi turun 1.99%.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Israel 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Afrika Selatan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Afrika Selatan mengalami pertumbuhan yang fluktuatif. Setelah mengalami kontraksi pada tahun 2022, ekonomi menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan 1.16% pada tahun 2023 dan 1.39% pada tahun 2024. Rata-rata pertumbuhan selama tiga tahun terakhir ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun sebelumnya.
Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), pertumbuhan PDB PPP Afrika Selatan menunjukkan perbaikan yang moderat pada tahun 2024. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023), pertumbuhan saat ini masih berada di bawah performa terbaiknya. Anomali penurunan pada 2022 perlu diwaspadai, meskipun terjadi pemulihan setelahnya.
Jika melihat data sepuluh tahun terakhir, pertumbuhan PDB PPP Afrika Selatan cenderung stabil dengan fluktuasi yang tidak terlalu ekstrem, kecuali pada tahun 2022. Pertumbuhan tertinggi dalam periode ini terjadi pada tahun 2018.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi di Kab. Kediri 2018 - 2024)
Dari segi peringkat regional di Afrika, IMF mencatat terjadi pergeseran. Pada tahun 2024, Afrika Selatan berada di peringkat 38. Peringkat ini turun satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada posisi 37.
IMF juga memproyeksikan PDB PPP Afrika Selatan akan terus meningkat hingga tahun 2030. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan yang stabil, namun tidak signifikan. Pada tahun 2025, PDB PPP diproyeksikan mencapai 7.491 Unit, dan pada tahun 2030 mencapai 8.471 Unit. Pertumbuhan tahunan diproyeksikan berkisar antara 1% hingga 2.6%. Jika dibandingkan dengan negara lain di Afrika, Malawi mencatatkan pertumbuhan PDB PPP tertinggi sebesar 25.95%. Sementara itu, Nigeria memiliki nilai PDB PPP tertinggi di Afrika pada tahun 2024, yaitu sebesar 3251.739 Unit.