Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Balangan tahun 2024 mencapai 140893 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini menunjukkan pertumbuhan pengeluaran yang signifikan untuk kategori barang ini, dengan Kabupaten Balangan menempati urutan ke-7 di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan, urutan ke-34 di pulau Kalimantan, dan urutan ke-193 di seluruh Indonesia.
Data historis dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Balangan. Tahun 2018, pengeluaran mencapai 106268 rupiah, kemudian sedikit turun sebesar 4.2 persen menjadi 101757 rupiah di tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik sebesar 22.7 persen menjadi 124864 rupiah, diikuti kenaikan 11.6 persen menjadi 139365 rupiah di tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran sedikit turun sebesar 14 persen menjadi 119815 rupiah, lalu naik 7.9 persen menjadi 129239 rupiah di tahun 2023, dan akhirnya naik 9 persen menjadi pengeluaran tertinggi di tahun 2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Taiwan 2015 - 2024)
Perbandingan pengeluaran rokok dan tembakau dengan kategori pengeluaran lain menunjukkan bahwa pengeluaran ini menyumbang bagian yang cukup besar dari pengeluaran masyarakat. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau (140893 rupiah) lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (46474 rupiah) dan sabun mandi (51210 rupiah), tetapi lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi (285097 rupiah) dan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa (210964 rupiah).
Di tingkat provinsi Kalimantan Selatan, lima kabupaten/kota dengan pengeluaran rokok dan tembakau tertinggi di tahun 2024 adalah Kabupaten Tapin (171412 rupiah, pertumbuhan 2.4 persen), Kabupaten Tanah Laut (164012 rupiah, pertumbuhan 2.2 persen), Kabupaten Kota Baru (162632 rupiah, pertumbuhan 6.5 persen), Kabupaten Tanah Bumbu (160867 rupiah, pertumbuhan 7.5 persen), dan Kota Banjar Baru (155905 rupiah, pertumbuhan 1.8 persen). Kabupaten Balangan tetap berada di urutan ke-7 seperti tahun sebelumnya, tanpa perubahan posisi rank.
Kota Banjar Baru
Kota Banjar Baru menempati urutan ke-1 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di tahun 2024, dengan nilai 999000 rupiah yang sedikit turun sebesar 3.1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kota ini mencapai 1868538 rupiah, sedikit turun sebesar 8.5 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjar Baru tahun 2024 adalah 869539 rupiah, yang hampir tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Kepahiang 2018 - 2024)
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin menempati urutan ke-2 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di tahun 2024, dengan nilai 950619 rupiah yang naik sebesar 12.3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kota ini mencapai 1793372 rupiah, naik sebesar 2.1 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjarmasin tahun 2024 adalah 842753 rupiah, yang naik sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten Tanah Bumbu menempati urutan ke-3 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di tahun 2024, dengan nilai 940270 rupiah yang naik sebesar 10.2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini mencapai 1829769 rupiah, naik sebesar 5.4 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2024 adalah 889498 rupiah, yang naik sebesar 12.9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong menempati urutan ke-4 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di tahun 2024, dengan nilai 801281 rupiah yang naik sebesar 8.4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini mencapai 1677695 rupiah, naik sebesar 7.7 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tabalong tahun 2024 adalah 876414 rupiah, yang naik sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.