Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2024 mencapai 214442 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 9,3 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penambahan sebesar 18255 rupiah per orang setiap bulannya. Selama kurun waktu tujuh tahun terakhir sejak 2018, nilai pengeluaran ini tercatat terus naik setiap tahun tanpa pernah mengalami penurunan sekali pun.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA8 DEPOK 2025)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan historis menunjukkan kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 11,8 persen, disusul tahun 2023 dengan kenaikan 11,5 persen. Kenaikan terendah tercatat pada tahun 2019 sebesar 2,3 persen, kemudian tahun 2022 sebesar 3,6 persen. Rata-rata pertumbuhan tahunan selama lima tahun terakhir berada di angka 9,18 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata tiga tahun terakhir yang berada di angka 8,13 persen.
Untuk posisi perbandingan se-provinsi Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke 24 dari total 38 kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 290 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan secara grup pulau Jawa menempati urutan ke 79. Urutan peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Data perbandingan menunjukkan lima wilayah dengan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di Jawa Timur tahun 2024 adalah Kota Surabaya dengan 723548 rupiah, Kota Madiun 444047 rupiah, Kota Malang 419184 rupiah, Kabupaten Situbondo 418514 rupiah dan Kota Pasuruan 407139 rupiah. Dari kelima wilayah tersebut, hanya Kota Situbondo yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 67,6 persen, sementara empat wilayah kota lainnya justru mencatatkan penurunan nilai pengeluaran dibanding tahun 2023.
Pengeluaran per kapita kategori makanan
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kategori makanan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2024 mencapai 598569 rupiah, dengan pertumbuhan 15,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini menempatkan Kabupaten Bojonegoro pada urutan ke 25 dari seluruh kabupaten kota di Jawa Timur untuk kategori pengeluaran makanan. Tercatat terjadi kenaikan peringkat sebanyak 6 posisi dibandingkan catatan tahun lalu, dimana sebelumnya wilayah ini berada di urutan ke 31.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Bengkulu 2018 - 2024)
Pengeluaran per kapita kategori bukan makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Bojonegoro mencatatkan nilai sebesar 517579 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini tumbuh sebesar 28,3 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke 24 secara keseluruhan di provinsi Jawa Timur. Pertumbuhan pada kategori ini menjadi salah satu yang tertinggi di kelompok tengah peringkat provinsi, melampaui 12 kabupaten lain yang berada di bawahnya.
Total pengeluaran per kapita keseluruhan
Total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2024 tercatat sebesar 1116148 rupiah. Nilai ini mengalami sedikit penurunan sebesar 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 25 dari seluruh wilayah di Jawa Timur. Penurunan kecil ini terjadi meskipun kedua sub kategori pengeluaran masing-masing mengalami kenaikan, akibat perubahan bobot penghitungan konsumsi rumah tangga yang diterapkan Badan Pusat Statistik pada tahun 2024.
Komposisi pengeluaran tambahan masyarakat
Dari total pengeluaran aneka barang dan jasa, tercatat komponen terbesar masyarakat Kabupaten Bojonegoro digunakan untuk makanan jadi sebesar 178423 rupiah per kapita per bulan. Setelah itu diikuti pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 58183 rupiah, perawatan pribadi 48977 rupiah, rokok dan tembakau 113147 rupiah, serta produk kecantikan sebesar 36371 rupiah. Seluruh komponen ini tercatat mengalami kenaikan nilai secara berurutan selama tiga tahun terakhir.