Kemendikbud merilis data mengenai seleksi jalur prestasi raport masuk SMAN 8 Depok tahun 2025, khususnya untuk 10 siswa dengan urutan nilai akhir terbawah yang berhasil tembus. Kolom nilai ujian terstandar pada data ini menunjukkan skor minimal yang diperoleh siswa-siswa tersebut, dengan sebagian besar memperoleh 220 poin dan satu siswa memperoleh 210 poin. Nilai terstandar yang rendah ini dapat terkompensasi oleh nilai rapor rata-rata yang tinggi selama bersekolah di sekolah asal, sebaliknya nilai terstandar tinggi bisa menurunkan nilai akhir jika nilai rapor kurang memadai. Dari 10 siswa ini, rata-rata nilai akhir adalah 337,95 poin, dengan nilai terendah pada urutan TOP 10 adalah 334,64 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA7 Kota Depok 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
(Baca: Jumlah Penduduk Periode 2013-2024)
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 8 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini berada dalam urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan, namun tetap berhasil memenuhi syarat seleksi berkat kombinasi nilai rapor dan ujian terstandar yang memadai.
Kanaya Almira Ramadhina
Anak berprestasi dari SMP Negeri 3 Depok yang menempati urutan ke-47 dalam seleksi jalur prestasi raport masuk SMAN 8 Depok. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal dengan nilai per soal 10 poin, ia memperoleh skor 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,21 km.
- Skor nilai raport: 462,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341,36 poin
Audria Mahariza
Siswa lulusan SMP Negeri 3 Depok yang meraih urutan ke-48 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Skor ujian terstandarnya sebesar 220 menunjukkan bahwa ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan tepat selama ujian. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 4,30 km.
- Skor nilai raport: 463,64 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341,82 poin
Hakam Kafka Bagaskoro
Lulusan SMP Negeri 11 yang berhasil menempati urutan ke-49 dalam seleksi jalur prestasi raport. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 8 Depok adalah sekitar 3,83 km.
- Skor nilai raport: 452,36 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 336,18 poin
Yanchrisnaldi Harrel Timothy
Siswa dari SMP Negeri 1 Depok yang meraih urutan ke-50 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Skor ujian terstandarnya sebesar 220 menunjukkan bahwa ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan tepat selama ujian. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 4,82 km.
- Skor nilai raport: 457,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 338,55 poin
Syeza Naurah Izzati Jauza
Anak berprestasi dari SMP Pgri 1 yang menempati urutan ke-51 dalam seleksi jalur prestasi raport. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 8 Depok adalah sekitar 3,71 km.
- Skor nilai raport: 454,68 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 337,34 poin
Muhammad Rezky Febrian
Lulusan SMP Negeri 3 Depok yang berhasil meraih urutan ke-52 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Skor ujian terstandarnya sebesar 220 menunjukkan bahwa ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan tepat selama ujian. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 3,89 km.
- Skor nilai raport: 454,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 337,36 poin
Fatia Adelia
Siswa dari SMP IT Rahmaniyah yang menempati urutan ke-53 dalam seleksi jalur prestasi raport. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 8 Depok adalah sekitar 4,55 km.
- Skor nilai raport: 451,12 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335,56 poin
Lintang Viola Azzahra
Anak berprestasi dari SMP Negeri 6 Depok yang meraih urutan ke-54 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Skor ujian terstandarnya sebesar 220 menunjukkan bahwa ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan tepat selama ujian. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 2,39 km.
- Skor nilai raport: 451,18 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335,59 poin
Sheza Almahyra Anindya
Lulusan SMP Negeri 5 Depok yang berhasil menempati urutan ke-55 dalam seleksi jalur prestasi raport. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 220, yang berarti ada 8 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 8 Depok adalah sekitar 6,82 km.
- Skor nilai raport: 449,27 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 334,64 poin
Aisyah Zievara Yain
Siswa dari SMP Negeri 3 Depok yang menempati urutan ke-56 dalam seleksi jalur prestasi raport. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal, ia memperoleh skor 210, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 8 Depok adalah sekitar 3,17 km.
- Skor nilai raport: 472,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 341,05 poin