- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Kuwait periode 2015-2024 yang menunjukkan pada tahun 2024 nilai indikator ini bertahan di angka 0,2 unit. Angka ini identik dengan capaian tahun 2023, setelah sebelumnya sempat memuncak di tahun 2022 di angka 0,22 unit. Selama tiga tahun terakhir 2022-2024, Kuwait mencatat pola pertumbuhan naik di 2022 lalu terkontraksi berturut-turut dua tahun berikutnya. Kontraksi di sini berarti pertumbuhan PDB PPP bernilai negatif, yaitu penurunan nilai sebesar 10,67% pada 2023 dan dilanjutkan penurunan 2,99% pada 2024.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Finlandia 2024)
Jika dibandingkan rata-rata capaian tiga tahun terakhir, nilai PDB PPP Kuwait 2024 sebesar 0,2 unit berada sedikit di bawah rata-rata tiga tahun yang mencapai 0,206 unit. Sementara rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 tercatat sebesar 0,2 unit, yang artinya capaian tahun ini tepat berada pada titik rata-rata periode lima tahun. Kondisi ini menunjukkan performa tiga tahun terakhir lebih buruk dibandingkan periode lima tahun sebelumnya, akibat penurunan tajam yang terjadi setelah puncak tahun 2022.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Kuwait terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun data yang tercatat, kenaikan tertinggi PDB PPP Kuwait terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan positif 10,84%. Sementara penurunan terendah dan menjadi anomali terbesar dalam satu dekade terakhir tercatat pada tahun 2015, dimana terjadi kontraksi sebesar 26,53% secara tahunan. Anomali penurunan tahun 2015 ini bahkan tiga kali lebih dalam dibandingkan penurunan terbesar kedua yang terjadi pada tahun 2023.
Untuk peringkat regional di kawasan Timur Tengah, Kuwait mempertahankan posisi peringkat 10 selama empat tahun berturut-turut mulai tahun 2021 hingga 2024. Tidak ada perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terjadi pergerakan nilai PDB PPP pada periode yang sama. Posisi ini menempatkan Kuwait satu peringkat di atas Oman dan satu peringkat di bawah Arab Saudi dalam daftar ranking regional tahun 2024.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Papua Tengah 2025: Penurunan Jadi Rp1,46 Juta per Bulan)
Dibandingkan 5 negara teratas di kawasan Timur Tengah berdasarkan data terbaru, posisi Kuwait masih jauh tertinggal. Lima negara teratas tersebut secara berturut-turut adalah Iran, Libanon, Irak, Yaman dan Israel. Nilai pertumbuhan PDB PPP Kuwait tahun 2024 yang terkontraksi 2,99% juga menjadi salah satu performa terburuk di kawasan, hanya lebih baik dibandingkan Bahrain yang mencatat kontraksi 3,48%.
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Kuwait sampai tahun 2030. Berdasarkan proyeksi tersebut, nilai indikator ini akan terus menurun sampai tahun 2026 menjadi 0,174 unit, lalu stagnan tanpa pertumbuhan sama sekali selama tiga tahun berturut-turut sampai 2029, sebelum kembali mengalami penurunan kecil pada tahun 2030. Jika proyeksi ini terwujud, maka kondisi ekonomi Kuwait berdasarkan indikator ini akan mengalami kemunduran dibandingkan kondisi tahun 2024 saat ini.
Fluktuasi nilai PDB PPP Kuwait yang tercatat selama satu dekade terakhir menggambarkan ketergantungan ekonomi negara ini terhadap faktor harga komoditas energi global. Setiap kali terjadi gejolak harga minyak dunia, akan langsung tercermin pada pergerakan nilai indikator ini dalam skala yang signifikan. Tanpa perubahan struktur ekonomi yang mendasar, pola stagnan dan kontraksi periodik seperti yang terlihat pada data dan proyeksi akan terus berulang di tahun mendatang.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.880 | +0.04 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Agu) | 3,53 | -6.37 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Agu) | 23,06 | -11.63 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |