Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Parigi Moutong Turun 0,2% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 13/03/2026 13:25 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sebesar 9,63% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,2% dari tahun sebelumnya sebesar 9,83%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,64%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Parigi Moutong lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Parigi Moutong yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,63% dari total penduduk.

Dibanding 12 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Tengah, PoU di Kabupaten Parigi Moutong ada di urutan ke-5. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palu (6,41%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Banggai Kepulauan (19,4%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah pada 2025.

  1. Kota Palu: 6,41%
  2. Kabupaten Morowali: 6,42%
  3. Kabupaten Morowali Utara: 7,4%
  4. Kabupaten Poso: 8,37%
  5. Kabupaten Parigi Moutong: 9,63%
  6. Kabupaten Banggai: 10,3%
  7. Kabupaten Buol: 10,33%
  8. Kabupaten Tojo Una Una: 12,38%
  9. Kabupaten Donggala: 12,44%
  10. Kabupaten Sigi: 13,33%

(Baca: Persentase Penduduk Miskin Kabupaten dan Kota di NTT pada 2025)

Data Populer

Loading...