Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2024 mencapai 55005 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 3,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya mencatat nilai 56881 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran tertinggi untuk kebutuhan ini terjadi pada tahun 2023.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Tanggerang | 2024)
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 24,6 persen dari total pengeluaran per kapita bulanan untuk kategori kecantikan, dan hanya sekitar 7 persen dari total pengeluaran bulanan masyarakat untuk seluruh aneka barang dan jasa. Nilai ini juga jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran bulanan untuk makanan jadi yang mencapai 220771 rupiah per kapita, maupun pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 132920 rupiah per kapita setiap bulannya.
Sepanjang tujuh tahun periode pencatatan, pengeluaran sabun mandi di wilayah ini bergerak naik turun dengan peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penurunan terbesar tercatat pada tahun 2019 sebesar 4,5 persen. Rata-rata pengeluaran selama lima tahun terakhir berada pada angka 53013 rupiah, dimana nilai tahun 2024 berada sedikit di atas nilai rata-rata tersebut.
Berdasarkan data perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Tanah Datar menempati urutan ke 18 untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Urutan ini berada satu tingkat di atas Kabupaten Pasaman yang mencatat pengeluaran terendah sebesar 46952 rupiah, dan satu tingkat di bawah Kabupaten Agam dengan nilai pengeluaran 55885 rupiah. Lima wilayah dengan pengeluaran tertinggi pada tahun yang sama adalah Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Padang dan Kota Bukit Tinggi.
Kota Sawahlunto
Kota Sawahlunto mencatat pengeluaran sabun mandi tertinggi se-provinsi Sumatera Barat pada tahun 2024 dengan nilai mencapai 91172 rupiah per kapita per bulan, atau meningkat 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga menempati urutan kelima untuk total pengeluaran per kapita bulanan seluruh barang dan jasa, dengan nilai total mencapai 1924563 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran total di wilayah ini tercatat sebesar 7,9 persen pada tahun 2024, dimana hampir separuh dari pengeluaran masyarakat dialokasikan untuk kebutuhan makanan.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Maluku Barat Daya 2,69 Persen)
Kota Pariaman
Kota Pariaman menempati urutan kedua untuk pengeluaran sabun mandi se-provinsi dengan nilai 86279 rupiah pada tahun 2024, sekaligus mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 39,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini berada pada urutan kedelapan untuk total pengeluaran seluruh masyarakat, dengan nilai mencapai 1721817 rupiah per kapita per bulan. Pertumbuhan pengeluaran total di Kota Pariaman tercatat sebesar 12,8 persen, dimana alokasi untuk kebutuhan makanan mencapai 901824 rupiah setiap bulannya.
Kota Padang Panjang
Kota Padang Panjang menempati urutan ketiga pengeluaran sabun mandi dengan nilai 84480 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sedikit sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita tertinggi se-provinsi Sumatera Barat dengan nilai mencapai 2435196 rupiah setiap bulannya. Lebih dari separuh pengeluaran masyarakat di wilayah ini dialokasikan untuk kebutuhan makanan, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan mencapai 51 persen pada tahun 2024.
Kota Padang
Kota Padang mencatat pengeluaran sabun mandi sebesar 81663 rupiah pada tahun 2024, mengalami penurunan sedikit sebesar 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk total pengeluaran seluruh masyarakat se-provinsi, dengan nilai mencapai 2194947 rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran untuk makanan di Kota Padang tercatat sebesar 1002299 rupiah setiap bulannya, dengan pertumbuhan sebesar 11,2 persen dibandingkan tahun 2023.