Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Maluku Barat Daya pada Desember 2025, bertambah 0,33 persen menjadi 2,69 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Inflasi Transportasi di Kabupaten Kampar Juni 2026 Sebesar 0,64%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2018 sebesar 5,23% dan terendah pernah tercatat pada 2021 silam sebesar 1,8%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Situbondo 3,02 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 401 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 41.552 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 44.323 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 45.123 pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Maluku Barat Daya mengalami trend kenaikan dalam 13 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 40.544 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 44.844 pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Maluku Barat Daya tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,49 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 6,7 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Maluku pada 2025 yakni :
- Kota Ambon 11,37 persen
- Kota Tual 8,96 persen
- Kabupaten Maluku Tengah 6,93 persen
- Kabupaten Maluku Tenggara 6,01 persen
- Kabupaten Seram Bagian Barat 4,92 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Buru Selatan 1,29 persen
- Kabupaten Kepulauan Aru 2,1 persen
- Kabupaten Maluku Barat Daya 2,69 persen
- Kabupaten Seram Bagian Timur 3,18 persen
- Kabupaten Maluku Tenggara Barat 4,21 persen