Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Mamuju Utara pada tahun 2024 mencapai 175.262 rupiah. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 28.040,8 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 6,98 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 2,5 juta rupiah, dan sekitar 24,87 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan yang mencapai 719.682 rupiah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kota Bau Bau | 2024)
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Mamuju Utara mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran mencapai 142.710 rupiah, lalu sedikit turun menjadi 123.923 rupiah pada tahun 2019 dengan pertumbuhan negatif 13,2 persen. Tahun 2020, pengeluaran sedikit naik menjadi 130.557 rupiah dengan pertumbuhan 5,4 persen, sebelum kembali sedikit turun menjadi 121.519 rupiah pada tahun 2021 dengan pertumbuhan negatif 6,9 persen. Tahun 2022, pengeluaran naik signifikan menjadi 154.584 rupiah dengan pertumbuhan 27,2 persen, lalu sedikit turun menjadi 147.222 rupiah pada tahun 2023 dengan pertumbuhan negatif 4,8 persen, sebelum mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2024.
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Mamuju Utara menempati peringkat pertama dalam pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di antara kabupaten/kota di provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2024. Peringkat ini tetap sama dibandingkan tahun sebelumnya, karena wilayah ini terus menjadi yang terdepan dalam kategori ini. Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi, pengeluaran Kabupaten Mamuju Utara lebih tinggi daripada Kabupaten Polewali Mandar yang mencapai 146.239 rupiah dengan pertumbuhan negatif 0,7 persen, Kabupaten Majene yang mencapai 139.640 rupiah dengan pertumbuhan 6,4 persen, Kabupaten Mamuju Tengah yang mencapai 132.576 rupiah dengan pertumbuhan 19,8 persen, dan Kabupaten Mamuju yang mencapai 131.163 rupiah dengan pertumbuhan negatif 5,9 persen.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Mamuju Utara pada tahun 2024 mencapai 642.098 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan wilayah ini pada peringkat kedua di provinsi Sulawesi Barat, di belakang Kabupaten Mamuju yang memiliki pengeluaran 716.334 rupiah dengan pertumbuhan 36,3 persen. Dibandingkan dengan Kabupaten Mamuju Tengah yang memiliki pengeluaran 633.624 rupiah dengan pertumbuhan 7,3 persen, pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Mamuju Utara sedikit lebih tinggi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Selatan 2015 - 2024)
Kabupaten Mamuju
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mamuju pada tahun 2024 mencapai 1.299.845 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempatkan peringkat kedua di provinsi Sulawesi Barat, di belakang Kabupaten Mamuju Utara. Pengeluaran untuk bukan makanan di wilayah ini mencapai 716.334 rupiah, dengan pertumbuhan yang signifikan sebesar 36,3 persen, yang menjadi tertinggi di antara kabupaten/kota di provinsi. Pengeluaran untuk makanan di Kabupaten Mamuju mencapai 583.511 rupiah, dengan pertumbuhan 24,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempatkan peringkat keempat di provinsi.
Kabupaten Mamuju Utara
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mamuju Utara pada tahun 2024 mencapai 1.361.781 rupiah, sedikit turun sebesar 2,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini tetap menempatkan peringkat pertama di provinsi Sulawesi Barat dalam kategori ini. Pengeluaran untuk bukan makanan di wilayah ini mencapai 642.098 rupiah, dengan pertumbuhan 2,3 persen, sementara pengeluaran untuk makanan mencapai 719.682 rupiah dengan pertumbuhan 12,2 persen. Kedua kategori ini menempatkan wilayah ini pada peringkat kedua dan pertama masing-masing di provinsi.
Kabupaten Mamuju Tengah
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mamuju Tengah pada tahun 2024 mencapai 1.240.175 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 0,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempatkan peringkat ketiga di provinsi Sulawesi Barat. Pengeluaran untuk bukan makanan di wilayah ini mencapai 633.624 rupiah, dengan pertumbuhan 7,3 persen, menempatkan peringkat ketiga di provinsi. Pengeluaran untuk makanan mencapai 606.551 rupiah, dengan pertumbuhan 13,4 persen, menempatkan peringkat kedua di provinsi.
Kabupaten Polewali Mandar
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2024 mencapai 1.029.784 rupiah, sedikit turun sebesar 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempatkan peringkat keempat di provinsi Sulawesi Barat. Pengeluaran untuk bukan makanan di wilayah ini mencapai 441.224 rupiah, dengan pertumbuhan 14,1 persen, menempatkan peringkat keempat di provinsi. Pengeluaran untuk makanan mencapai 588.560 rupiah, dengan pertumbuhan 18,4 persen, menempatkan peringkat ketiga di provinsi.