PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Armenia 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 27/02/2026 16:31 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Armenia 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Armenia tahun 2024 sebesar 146.21 unit, mengalami kontraksi sebesar 1.28% dibandingkan tahun 2023. Kontraksi ini berarti nilai daya beli relatif Armenia terhadap mata uang internasional menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), kondisi ekonomi Armenia menunjukkan pertumbuhan kecil pada 2022 (0.83%) diikuti dua kali penurunan berturut-turut pada 2023 (-0.91%) dan 2024 (-1.28%).

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bhutan 2015 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Armenia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dibandingkan rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir (-0.45%) dan lima tahun terakhir (-0.14%), penurunan 2024 lebih parah dari kedua rata-rata tersebut. Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2021 (4.44%) setelah kontraksi parah pada 2020 (-3.76%), sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada 2019 (-6.28%) yang merupakan anomali karena penurunan ini jauh lebih besar daripada penurunan tahun lain yang hanya berkisar antara -0.67% hingga 3.76%.

Secara peringkat regional Asia, Armenia berada di posisi ke-5 pada tahun 2024, sama dengan tahun 2023. Peringkat ini turun dari posisi ke-4 yang dipegang Armenia selama tahun 2015 hingga 2022, menunjukkan bahwa negara-negara lain di wilayah Asia memiliki pertumbuhan PDB PPP yang lebih baik sehingga melebihi Armenia pada tahun 2023 dan 2024.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi di Kab. Lombok Tengah 2018 - 2024)

IMF memproyeksikan PDB PPP Armenia akan mengalami penurunan kecil sebesar 0.1% pada 2025 sebelum mulai tumbuh kembali pada 2026 hingga 2030 dengan pertumbuhan antara 0.8% hingga 1.15%. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi Armenia akan membaik secara bertahap setelah dua tahun penurunan berturut-turut, dengan pertumbuhan yang stabil mulai dari 2026.

Dibandingkan negara lain di wilayah Asia, Armenia berada di atas Georgia (peringkat ke-21 dengan nilai 0.88 unit) dan di bawah Kazakhstan (peringkat ke-4 dengan nilai 159.911 unit). Posisi Armenia juga jauh lebih baik daripada Azerbaijan (peringkat ke-23 dengan nilai 0.493 unit), menunjukkan bahwa daya beli relatif Armenia lebih tinggi dibandingkan beberapa negara tetangga di wilayah Kaukasus.

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...