PDB

PDB Menurut Daya Beli di Bangladesh 2024

1
Agus Dwi Darmawan 14/07/2026 12:31 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bangladesh 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Bangladesh tahun 2024 berada di angka 29,88 unit. Angka ini merupakan nilai tertinggi sepanjang 10 tahun periode pengamatan, setelah sebelumnya pada tahun 2023 tercatat sebesar 28,63 unit. Sepanjang tiga tahun terakhir yaitu 2022, 2023 dan 2024, terjadi tren pemulihan berkelanjutan setelah penurunan berturut-turut yang terjadi pada periode 2019 sampai 2022.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Bangladesh terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Pekanbaru 5,25 Persen)

Catatan pertumbuhan tahunan menunjukkan pada 2024 Bangladesh mencatat pertumbuhan sebesar 4,36 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir yang hanya sebesar 1,87 persen, dan juga lebih baik dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang tercatat sebesar 0,24 persen. Ini menandakan pemulihan ekonomi berjalan jauh lebih cepat dibanding periode sebelumnya.

Sepanjang 10 tahun pengamatan, kontraksi terburuk terjadi pada tahun 2020 dimana pertumbuhan tercatat minus 2,99 persen. Kontraksi ini berarti nilai PDB PPP Bangladesh mengalami penyusutan secara nyata, yang berlanjut sampai dua tahun berikutnya dengan penurunan berturut-turut. Sebelumnya periode 2015 sampai 2019 hanya mengalami pertumbuhan sangat lambat dengan rata-rata dibawah 3 persen per tahun.

Sepanjang seluruh periode pengamatan dari tahun 2015 sampai dengan 2024, peringkat PDB PPP Bangladesh di kawasan Asia tetap berada di urutan ke 10. Tidak terjadi perubahan peringkat sama sekali baik pada tahun pertumbuhan positif maupun pada tahun terjadinya kontraksi ekonomi, yang menunjukkan posisi relatif ekonomi Bangladesh terhadap negara lain di kawasan masih cukup stabil.

Dibandingkan negara lain di kawasan Asia, pertumbuhan PDB PPP Bangladesh tahun 2024 berada diatas rata-rata sebagian besar negara maju di kawasan seperti Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok. Hanya Uzbekistan, Pakistan dan Mongolia yang mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dari Bangladesh dalam tiga tahun terakhir. Sementara itu nilai absolut PDB PPP Bangladesh masih berada dibawah Nepal, Pakistan dan Sri Lanka untuk kelompok negara peringkat sekitarnya.

(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Serbia 2024)

Berdasarkan data proyeksi IMF, PDB PPP Bangladesh akan terus mengalami kenaikan sampai setidaknya tahun 2030. Proyeksi pertumbuhan tahun 2025 bahkan diprediksi mencapai 7,53 persen, yang merupakan angka pertumbuhan tertinggi sepanjang catatan historis yang tersedia. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Bangladesh diproyeksikan akan mengalami perbaikan yang signifikan dibandingkan kondisi tahun 2024 saat ini.

Secara keseluruhan data historis menunjukkan Bangladesh telah berhasil keluar dari periode kontraksi tiga tahun berturut-turut yang terjadi akibat guncangan ekonomi global pada tahun 2020. Pemulihan yang terjadi saat ini telah mengembalikan nilai PDB PPP melewati level sebelum krisis, dan memiliki tren pertumbuhan positif yang konsisten setidaknya untuk lima tahun ke depan menurut perhitungan lembaga internasional.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.868 +0.05
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...